TANDA TANDA BERAKHIRNYA ERA KEJAYAAN PONSEL BEKAS DI BATAM

Di Indonesia Batam pernah menjadi raja elektronik seken, terutama hape. Hape hape seken dari singapore mengalir bagai sungai dan dijual di Batam laku bak kacang goreng. Pembelinya tidak hanya penduduk tempatan, tetapi juga datang dari seluruh Indonesia. Kini boleh dikatakan tidak lagi.

ilustrasi ponsel bekas

Kejayaan itu pernah hampir surut pada sebelum kemunculan seorang pengusaha muda yang di juluki Raja ponsel seken Singapore Putera siregar pemilik toko PS Store yang kini telah memiliki banyak cabang di Indonesia tersebut memulai bisnis di kediamannya di Batm Center. Usaha tersebut berkembang terutama sangat terkenal berkat jargon 'hape pejabat harga merakyat'. Salah satu penulis di blog ini pernah menulis artikel berjudul:

TAHUKAH KAMU BEDANYA iPhone BEKAS JEPANG DENGAN SINGAPORE?

Tulisan tersebut di buat berdasarkan pengamatan langsung ke PS store Batam yang pada waktu itu sedang berada di atas puncak kejayaan penjualan hape seken. Dan berkat tulisan yang kini telah di baca lebih seratus ribu kali tersebut blog ini memiliki pengunjung yang stabil.

Boleh dikatakan kehadiran PS Store Batam pada masa masa itu telah menaikan pamor hape seken kembali di mata pengguna Batam khususnya dan pengguna tanah air umumnya. Akan tetapi yang namanya gagdet teknologi pasti akan terus berubah ke arah yang sama: Titik nadir. Banyak alasan yang menggiringnya.

Sekarang PS mulai berbisnis hape baru karena di dalam tokonya mulai di penuhi ponsel baru yang sayangnya menurut pengamatan dan pengalaman terbaru dari kami harganya mirip saja dengan toko toko lain, maklum persaingan bisnis. Dan masing masing toko pasti akan mencoba menjual dengan harga yang lebih murah dari toko yang lain. Namun karena hape baru beda dengan hape seken, tentu soal kemiringan harga ada batasnya.

Dan pada tahun 2020 Indonesia di hebohkan oleh kasus bisnis iligel PS terkait hape seken ini, sebenarnya kasus tersebut di angkat dari kasus lama yakni pada taun 2017 saat pertama PS tersandung bisnis yang telah dilarang ini. Tentu saja heboh karena PS bukan hanya di kenal sebagai pebisnis namun ia juga adalah seorang youtuber yang telah berkolaborasi dengan banyak artis ternama, sebut saja Raffi Ahmad dan Ata Halilintar.

Adapun alasan mengapa ponsel bekas sudah tidak terlalu relevan lagi dengan kebutuhan masa kini adalah:
  1. Iligel. Bisnis ini dilarang oleh pemerintah dan sudah lama di atur oleh Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Di pasal 32 ayat 1 berbunyi, ”bahwa setiap perangkat telekomunikasi yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan dan atau digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia, wajib memperhatikan persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai dengan peraturan perundang-undang-an yang berlaku”.

    Perdagangan ponsel ini juga harus berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 8 ayat 1 huruf j yang menyatakan, ”pelaku usaha dilarang memproduksi atau memperdagangkan barang dan jasa yang tidak mencantumkan informasi petunjuk penggunaan barang dalam Bahasa Indonesia”.

    Bagi pedagang yang masih menjual atau mengedarkan ponsel-ponsel ilegal. ”Ancaman hukuman penjara 1 tahun dan denda 100 juta.
  2. Barang bekas ponsel di beberapa negara telah dianggap sebagai limbah elektronik, dan jika hal ini di kembangkan lebih jauh bagi pebisnis barang bekas elektronik khususnya ponsel bekas akan terjerat aturan lingkungan hidup pula, barabe bukan?
  3. Harga ponsel baru semakin terjangkau dan masyarakat mulai memahami bahwa ponsel bekas adalah teknologi lama. Vendor vendor smartphone semakin banyak menawarkan spek dan kualitas hape yang semakin tinggi dengan harga yang semakin terjangkau, jadi mengapa harus beli hape bekas?
  4. Jelas sangat merugikan negara, merugikan negara berarti merugikan rakyat Indonesia. Hayo mau piku dosanya?
Tidak ada yang dapat bertahan selamanya, termasuk bisnis suatu barang yang mungkin pada masa masa tertentu sanga populer, namun karena perubahan banyak hal akhirnya terhapus dan hilang dari peredaran waktu. Memang tidak ada yang abadi di dunia. Yang jelas Batam bukan sorganya barang elektronik bekas lagi...
Anissa Auliasari
Born in Riau Island. Love music, Social Media, watching youtube, reading, cooking cake. Now I am living in Bandar Lampung, Love HTML, Javascript, python and C++ Just only an ordinary with simple glitch..

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter