MENGAPA INDIA MELINDUNGI SUKU SENTINEL?

Berita kematian seorang warga Amerika karena terkena panah suku Sintenil menyebar di seluruh dunia. Dan kini setelah mulai "dilupakan" suku sentinel ini menjadi sorotan berita kembali.

Di zaman India masih dibawah jajahan Inggris yakni kira kira pada abad ke-19  ada catatan bahwa suku terasing kepulauan Andaman tersebut pernah menjadi objek pelecehan dunia penelitian.
India today menyebutkan suku sentinel berinteraksi dengan cara mereka sendiri, memiliki bahasa mereka sendiri yang tidak dimengerti oleh orang asing, mereka menggunakan salam dengan cara duduk dipangkuan satu sama lain dan mendaratkan tamparan hangat dan lembut kepunggung mereka sendiri. Tapi tidak untuk orang asing.

Untuk orang asing yang mendekati pulau tersebut mereka menyambutnya dengan lesetan anak panah bertubi tubi. Bahkan helikopter patroli India yang mau memastikan keadaan mereka baik baik saja ditembaki dengan anak panah tersebut.

Kembali menurut India today suku itu pernah trauma terhadap orang asing ketika mereka di culik oleh seorang perwira bernama Maurice vidal Portman yang pada waktu itu terpesona dengan keindahan pulau tersebut. Bukan hanya suku sentinel dewasa, Portman juga mengambil anak anak suku terasing tersebut untuk dijadikan bahan eksprimen, walaupun akhirnya dikembalikan dan percobaan tersebut berakhir dengan kegagalan.

Di masa India merdeka, beberapa kali pemerintah berusaha membina suku tersebut agar bisa berhubungan dengan dunia luar namun usaha itu tidak berhasil, pemerintah India memutuskan menghormati keinginan mereka dan melindungi suku tersebut melalui undang undang tidak membenarkan siapapun mendekati pulau tersebut. Beberapa kali Pemerintah India menangkapi kelompok nelayan mancanegara yang beroperasi terlalu dekat dengan kepulauan tersebut.

Alasan lain mengapa mereka harus dilindungi adalah pemerintah India kuatir suku itu punah karena terindentifikasi tidak bisa berbaur dengan orang asing, sebab apabila mereka berbaur mereka sangat rentan penyakit  seperti kolera, cacar dan penyakit penyakit mematikan lainnya. Mereka tidak memiliki kekebalan terhadap penyakit penyakit ini seperti pada manusia pada umumnya. Ditaksir pertama ditemukan oleh Portman waktu itu populasi mereka adalah sekitar 8000 orang kini hanya tinggal 150 orang saja. Itulah alasan pemerintah India melindungi suku yang unik tersebut.

Pemerintah India bahkan memberikan pernyataan "Alasan panasaran tidak bisa dibenarkan untuk membahayakan suku tersebut"



Comments