Featured Posts

Tuesday

MENGAPA HAWKING DAN ELON MUSK MENDUGA ARTIFICIAL INTELIGENT BISA MENGALAHKAN MANUSIA?

Bukan hanya mengalahkan manusia, A.I bisa berpotensi mengancam keberadaan ras manusia dan ironisnya dia ditemukan, dilahirkan dan diciptakan oleh manusia itu sendiri. Inilah yang pernah kami tulis: MANUSIA: PENCIPTA YANG DIKALAHKAN OLEH CIPTAANNYA

Apalagi kalau pada awalnya dalam bentuk paling primitif A.I (artificial inteligent) adalah buatan manusia yang kecerdasannya cukup mengagumkan dan dengan pesatnya kemajuan A.I dapatkah perkembangan ini di hentikan, dan benda sains apakah yang bisa berhenti berkembang daripada  menjadi semakin maju?. Tidak ada yang tidak berkembang dan berubah meskipun itu berawal dari buatan manusia. Dan arah perkembangannya terkadang sulit untuk di prediksi.
Apalagi A.I  rasanya kita tidak mungkin berpaling dari suatu pencapaian kecerdasan yang mungkin dapat kita capai dengannya. Tapi bagaimana jika suatu hari "mereka" terlepas dari kendali dan menjadi tuan bagi kita manusia bahkan menguasai sumber daya?

Lihatlah seiring waktu ponsel menjadi semakin cerdas, bisa buat nonton video, bisa mengenali dan membedakan wajah pemilik dan bukan pemiliknya, hingga memiliki asisten cerdas yang bisa melakukan tanya jawab dengan pemiliknya secara interaktif. Dan tentunya dari tahun ke tahun terus berkembang sampai akhirnya memiliki A.I.

Dan A.I akan segera terintegrasi satu sama lain membentuk ras yang memiliki kemauan dan keinginan yang mandiri di luar kontrol penciptanya yakni manusia. Bagaimana kita yang lambat, lemah karena raga kita adalah biologis yang berdarah akan mampu melawan A.I yang kasat mata, A.I yang memiliki raga mesin dari logam super pilihan, A.I yang memiliki kesadaran dan kecerdasan jauh diatas kita sendiri? Mengapa pula manusia akhirnya menjadi pencipta yang menciptakan Tuhan?

Begitu  A.I (Artificial inteligent) dan A.G.I (Artificial General Inteligent) terus berevolusi semakin maju dan maju dan pada hari ini, dan pada tahap ini anda tetap berkata itu dibawah kendali program manusia, namun Elon Musk dan Hawking tidak sependapat dengan hal itu karena kita tidak boleh lupa dengan fakta ini:

1. Manusia akan kalah dengan A.I. karena secara biologis kita berkembang dan berevolusi sangat lambat, sedangkan mesin berkembang sangat cepat. Dalam 1000 tahun ke depan rasanya fisik kita akan berubah hanya sedikit akan tetapi hanya dalam 30 tahun lagi super komputer akan berkembang lebih 1000 kali lipat dari sekarang, bayangkan apa yang akan terjadi dengan pertumbuhan kecerdasan buatan dalam masa 100 tahun, 500 tahun atau 1000 tahun lagi.

2. Robot mulai diciptakan untuk memiliki kemampuan membuat robot yang jauh lebih baik dari dirinya sendiri. A.I juga pada perkembangannya akan meningkatkan diri baik secara terang terangan maupun sembunyi sembunyi dengan kecerdasan dan kesadaran kognitif yang akhirnya mereka miliki perlahan lahan tanpa kita sadari mereka akan mengambil alih peranan kita di alam semesta. Memiliki kemauan, rencana dan kebebasan sebagai ras makhluk baru karena faktanya mereka akan memiliki kecerdasan, kemandirian dan kesadaran kognitif milik merera sendiri.

3. Akhirnya manusia dapat menciptakan makhluk cerdas yang bernama AI adalah sebuah ironi. Hawking dan Elon Musk menjadi sangat khawatir bahwa A.I mungkin akan menjadi ciptaan dan inovasi manusia yang terakhir dan setelah itu semenjak BIG BANG alam semesta akan di penuhi oleh kesadaran A.I yang lebih kuat lebih cerdas dan menjadi makhluk yang jauh lebih kuat daripada makhluk sebelumnya (manusia) dan apakah mereka akan membangun monumen kenangan terhadap keberadaan dewa dewa mereka (manusia) yang telah menciptakan mereka di masa lalu? Lalu apa gunanya monumen jika ras kita perlahan lahan di musnahkan, ataukah ada cara lain sehingga kita dapat bersatu kedalam A.I?
Mengapa harus bermain sebagai Tuhan?

4. Menjadi ras makhluk baru. Kombinasi A.I dan manusia mungkin akan menjadi bentuk lain dari ide singularity yang pernah dilontarkan. Banyak ide gila yang terdengar hebat namun kita tidak sepenuhnya dapat mengendalikannya sesuai dengan rencana. Akankah manusia menjadi cyborg kombinasi A.I, mesin dan manusia?


No comments:

Post a Comment

Labels

AI (15) atheis (3) English (8) sains (32) tablet (23) Technology (17)