WISATA KE ANGKASA LUAR SEMAKIN MENDEKATI KENYATAAN

Tahun 2019 dipastikan akan ada perusahaan dan pemodal berlomba lomba membuat wahana angkasa luar, bentuk wahana kenderaannya masih lebih kurang seperti ruang kamar kapsul yang akan didorong oleh roket. Namun kedepannya bahkan perusahaan besar Tesla Elon Musk sepertinya sedang memimpikan sebuah kapal angkasa yang besar yang akan bisa membawa banyak turis angkasa ke angkasa luar sehingga banyak manusia akan dapat melihat bentuk bulat dan lonjongnya dunia secara langsung dari kejauhan.
photo: NASA
Berapa beayanya? 
Blue origin salah satu perusahaan yang memiliki ambisi untuk berbisnis wisata ke angkasa luar ini mematok beaya 50.000 - 250.000 USD bukan beaya yang murah, kenderaan yang mereka gunakan untuk mengangkut turis angkasa ini berbentuk kapsul angkasa yang hanya muat 6 orang dengan interior seluas 49 meter dan didorong oleh roket New Shepard.
Sayangnya mereka mungkin ingin realistis  saja karena setelah sampai keluar angkasa dan merasakan sensasi berada diluar gravitasi bumi kapsul akan segera diturunkan di gurun Texas.

Igor Komarov direktur Perusahaan Angkasa Russia Roskosmos kepada TASS mengatakan bahwa pariwisata angkasa luar ini mungkin hanya baru dimulai pada tahun 2019-2020. Namun perusahaan asal Russia ini memiliki visi penjelajahan berawak manusia menuju Mars pada tahun 2030.

Namun usaha yang paling meyakinkan dunia adalah setelah munculnya perusahaan Virgin Galactic dan Space X dengan pemiliknya Elon Musk. Mereka memiliki investasi teknologi dan uang yang sangat memadai untuk melaksanakan pryek ini dan usaha mreka juga di support oleh NASA badan angkasa luar milik pemerintah Amerika yang terkenal itu. Elon Musk bahkan sangat berambisi agar teknologi dapat membuat wisata ke luar angkasa menjadi sangat murah dan terjangkau oleh setiap orang pada suatu hari kelak. Namun untuk Saat ini para pakar memperkirakan dibutuhkan paling tidak 250.000USD beaya terbang berwisata ke angkasa luar. Dan tentunya hanya para milyader yang dapat melakukannya.
Apa yang terjadi ketika wisata ke angkasa luar menjadi murah?

  • Akan banyak perusahaan dan para pemodal berlomba lomba ikut bisnis ini, penjualan tiket dan promosinya akan menghiasi media massa dan jika blogger masih dibutuhkan pada saat itu (2019-2020) tentu Google juga akan mendapatkan jatah iklannya dan menayangkannya di blog blog anda. Mungkin bunyinya seperti ini: "Buran, kami penjual tiket luar angkasa yang paling terpercaya dipermukaan bumi dan memberikan diskon..." Wisata ini akan menyedot perhatian orang orang super kaya untuk mencobanya.
  • Ada banyak manusia pada akhirnya berpergian keluar angkasa hingga memicu keinginan kuat berkelana dan berpetualang hingga ke tepian alam semesta menemukan planet planet lain. Dan dengan cepat menjadi ambisi yang memicu persaingan yang pada akhirnya akan melahirkan teknologi aerospace yang jauh lebih maju. Kemungkinan wisata ke planet lain menjadi semakin terbuka. Era kelahiran kapal kapal angkasa berukuran besar dan mampu membawa para wisatawan angkasa luar hingga berjumlah ribuan akan segera tercapai.
Bagaimana wisatawan menikmati waktunya di Angkasa tanpa gravitasi?
 Mereka akan melihat bulat dan lengkung bumi dan merasakan sensasi kesepian yang agung di ruang yang maha luas tanpa batas. Namun di "kamar" kapsul mereka dapat melakukan chatting, mengambil photo saat berada di luar kabin kapsul dengan mengenakan pakaian angkasawan dan membagikanya langsung ke bumi kepada teman teman mereka. Mereka dapat melakukan video call, video confrence dengan teman teman dan kerabat mereka di bumi. Pokoknya seru deh. Mungkin ketika kelak perjalanan angkasa menjadi hal yang biasa barulah kebanggaan akan berangsur hilang seperti hal biasa saja kalau anda cuma naik kereta api menuju ke kota lain.
Apa yang akan terjadi dengan penganut flat earth?
Banyak orang yang mencoba mengaitkan apa reaksi para penganut flat earth setelah wisata angkasa menjadi kenyataan dan teknologi justeru semakin maju? Apa yang akan mereka katakan jika melihat bola bumi kelak menjadi jauh lebih mudah? Tentu tanpa bukti mereka akan tetap menyangkal bahwa bentuk bumi memang bulat dan bukannya datar seperti yang mereka yakini. Kita masih harus menunggu hingga tahun 2019-2020 tidak akan lama lagi ketika banyak manusia menjadi saksi hidup di angkasa luar sana dan melihat bentuk bulat dan lonjongnya dunia secara langsung.

Perlu anda ketahui Flat Earth sempat menjadi trending topic di Youtube sepanjang tahun 2016, mereka mengkritik NASA dan menuduhnya merekayasa kebohongan tentang bentuk bumi yang sebenarnya kata mereka terbukti dengan image dan warna dari gambar dunia yang berubah rubah setiap tahunnya. Mereka bersikeras dan meyakini bahwa bentuk bumi ini adalah datar dan bukannya bulat.

Tentu saja tidak pernah terdengar NASA menanggapi mereka. Mungkin hanya beberapa orang namun tidak mewakili NASA sama sekali dan mereka mungkin saja telah memberikan statemen. Kelihatannya sebuah perusahaan pemerintah yang resmi seperti NASA terlalu besar untuk sekedar "melayani" hal diluar konsen mereka.
Well, mari kita tunggu semua peristiwa besar dunia dihadapan kita.


Comments

  1. Bener sih kalau murah bakal banya para perusahaan yang berlomba-lomba untuk dijadikan bisnis ya. Baiklah kita tunggu saja peristiwa besar itu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi klo miyaran rasanya masih gak sanggup mending buka toko deh. .

      Delete
  2. Mantap juga kalo beneran terwujud wisata keluar angkasa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau murah mantap, gan. Tapi dalam waktu dekat gak mungkin terwujud buat publik he he he

      Delete

Post a Comment