CARA MENGGANTI TEMPLATE BLOGGER DENGAN AMAN

Ada anggapan lama yang menyatakan, mengganti template blog itu merugikan blog karena akan di lupakan mesin pencari, perlu anda ketahui tabiat mesin pencari berbasis A.I. tidak lagi menggunakan cara lama, saya lebih suka menggunakan kata terminologi karena bahasa program adalah bahasa manusia juga juga buka semata mata bahasa mesin. Sedangkan kecerdasan makhluk digital yang bernama A.I. telah semakin mirip dengan kecerdasan manusia.
Misalnya dulu blog terlihat mementingkan meta-tag pada strukturnya, namun terakhir setelah saya melakukan selusin percobaan meta-tag bukanlah hal yang penting lagi dalam struktur template terbaru yang dikembangkan oleh para pembuat templat professional. Dulu juga ada anggapan terlalu sering mengganti templat akan merugikan blog, misalnya penurunan trafik pengunjung, dan sampai kepada "akan diabaikan" oleh search engine. Walhasil setelah gonta ganti template nampaknya blog eksprimen saya tidak terlalu terpengaruh baik dari segi traffik maupun fluktuasi penghasilan adsense.

Tetapi jujur, saya tidak menyarankan anda mengganti blog terlalu sering seperti yang saya lakukan, selain buang buang waktu manfaat "plus"nya tidak terlihat. Jadi saya hanya ingin berbagi bagaimana cara mengganti templat blog dengan lebih aman.

CARA MENGGANTI TEMPLAT BLOG YANG AMAN

Melalui cara apapun atau menggunakan perangkat apapun kita dengan mudah mengganti templat blog kita. Templat bisa kita pilih dari yang berbeli atau premium hingga yang gratisan (yang gratis juga akan menjadi premium setelah kita edit).
Ada dua cara yang umumnya dipakai oleh blogger untuk mengganti template blog, cara pertama:

Cara pertama: Masuk ke setting dasdor blogger-pilih tema-pilih back up-pilih "pilih file' nanti kita akan diarahkan untuk mencari dimana template yang kita persiapkan disimpan, klik template tersebut maka tema blog kita akan segera berubah sesuai template yang kita pilih. Kita juga bisa dengan mudah mengganti templat kita dengan template bawaan blogger.

Cara kedua : (rekomendasi saya): Cari folder templat yang telah kita persiapkan-buka sampai semua kode sampai terbaca semua-lalu klik halaman-tekan ctrl+A (sampai seluruh kode ter"highlight"- lalu tekan ctr+C (untuk mengcopy). Biarkan saja terbuka. Selanjutnya masuk ke setting dasbor seperti cara pertama-pilih tema-edit HTML-pada halaman html klik dan tekan ctrl+A-lalu tekan del (delet/hapus), maka halaman HTML akan menjadi kanvas kosong tanpa kode script html, xml dan css lagi. Lalu klik halaman kosong-tekan ctr+V untuk mempaste kode yang telah kita copy diatas, maka halaman akan dipenuhi oleh kode kode template baru. Save, kalau ragu tekan "preview" saja terlebih dahulu untuk menguji apakah masih terdapat error pada template.

Cara kedua bisa di simpulkan: mengkopi seluruh kode template pada pada halaman offline xml yang telah kita persiapkan ke halaman html blog live yang sedang akan kita ganti templatenya.

Cara kedua ini tidak akan membuat sistem blog terpengaruh bahkan mereka cenderung bersikap "tidak menyadari" bahwa templat telah kita ganti.


Comments

  1. saya tetap menggunakan pilihan ke dua, simpeeel :) ... selanjutnya terserah Anda ... hihihi ...

    ReplyDelete
  2. Sama dong cara kedua memang jauh lebih aman sekali

    ReplyDelete
  3. Mau tanya, kalau kita ganti template apakah artikel yang sudah di index akan terjadi reindex lagi oleh googlebot?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Artikel tidak terpengaruh asalkan struktur template benar, contoh kalau kita ganti templat bawaan (default) dengan template bawaan lainnya struktur linknya tetap sama. Begitu juga dengan template premium yang sudah terpercaya, seharusnya tidak berpengaruh pada artikel. Artikel yang sudah terindex itu adalah alamat linknya. Bukan struktur templatenya.

      Kecuali didalam template ternyata dipasang script jahat pengalihan, ya itu berbahaya. Yang penting kita harus yakin telah memilih template yang benar.

      Delete
  4. Cara kedua paling simpel dan aman ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya teebukti tidak ngefek sama trafik dan lain lainnya

      Delete
    2. Kalau saya lebih sering pake cara kdua soalnya lebih aman. Tapi sekarang lebih bagus sih jangan gonta ganti template mulu. Diabaikan search engine sih tidak, tapi ngeditnya itu loh makan waktu lama banget.

      Delete
    3. iya, itu. Tapi klo saya memang bloggernya cuma buat expriement bikin templat dan edit templat, tapi di monotesi sebagai bagian dari percobaan. Sambil expriement tetap dapat penghasilan he he he

      Delete
  5. Jadi keinget dulu waktu pertama kali belajar ngeblog, senengnya otak atik template terus.

    ReplyDelete
  6. kiranya sama denganku sekarang..he he he

    ReplyDelete
  7. Saya malah lebih sering pake cara yang pertama, tapi sebelumnya saya backup dulu templatenya.. Hehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara pertama sudah benar tapi terlalu sering akan berpengaruh kepada traffik, karena mempengaruhi kecepatan loading pada saat transisi halaman blog ke jaringan. Semua cara ada plus dan minus

      Delete

Post a Comment