OTODIDAK PERTANDA REMAJA JENIUS

Di negara negara dunia ke-3 tidak semua remaja mampu mengecap pendidikan yang memadai. Mereka terkendala oleh minimnya keuangan keluarga. Apalagi jika kita melongok ke negara negara Afrika yang miskin kita tidak bisa berkata apa apa.
Adapun definisi daripada otodidak menurut wiki adalah:
"Otodidak atau mendidik diri sendiri atau belajar dan mengajar diri sendiri adalah pendidikan tanpa bimbingan seorang ahli seperti guru dan professor atau tanpa ruang kelas didalam sekolah. Seorang otodidak adalah seorang individu yang memilih bidang yang dia inginkan untuk dipelajari dan menentukan sendiri materi pelajaran, ruang belajar hingga waktu belajar. Seorang otodidak mungkin saja tidak memiliki pendidikan yang formal dan otodidak bisa saja sebagai pengganti atau alternative bagi pendidikan formal yang tidak dapat dia miliki. Yang jelas banyak sekali sumbangsih bidang sains dan teknologi tercatat sebagai hasil dari para otodidak"

Bagaimana, keren kan?

MENGAPA OTODIDAK ITU KEREN?

Karena banyak orang jenius itu mendidik dirinya sendiri semenjak mereka masih kecil. Kita lihat sekarang banyak temuan mereka tidak diajarkan dibangku sekolah pada zaman mereka. Mereka menemukan penemuan penemuan yang merobah dunia. Dari listrik zaman sekarang berbanding lampu taplok zaman dulu, mobil berbanding kuda dan unta, hingga pesawat terbang yang terbang di angkasa.

Memang setiap makhluk hidup belajar dari sesamanya, akan tetapi diantara manusia akan terdapat seseorang yang belajar sendiri dan menemukan hal hal yang berbeda samasekali daripada pelajaran yang dia dapatkan dibangku formal sekolah. Saya menulis ini karena terilhami dari setiap buku yang saya baca dan saya ingin menceritakannya melalui artikel sekali ini.

Para remaja yang memiliki kemamuan untuk belajar sendiri itu menurut saya keren sekali. Mereka mudah sekali menemukan diri mereka sendiri karena kecerdasan bawaan, mereka nampak begitu dewasa melebihi usianya, tidak manja dan cenderung mandiri supaya jelas saya merangkum ciri ciri mereka:

  • Mereka terlihat pintar atau bahkan biasa biasa saja jangan tertipu penampilan anak anak jenius, mereka tidak menonjolkan diri, misalnya seolah jago olahraga, sok pintar dan bereaksi berlebihan.
  • Tidak manja kepada orang tua, cenderung kalem dan tidak begitu berlebihan reaksinya terhadap sesuatu, terlihat lebih dewasa daripada usianya, pandai mengontrol emosi. 
  • Yang paling jelas memang mereka nampak lebih dewasa terutama dalam bersikap. Saya jamin orangtuanya saja kadang merasa anaknya lebih tua daripada dirinya ketika mereka menjelang 17 tahun.
  • Anak Jenius cenderung kurang tidur, mengapa? karena mereka memiliki rasa ingin tahu yang kuat, banyak membaca dan umumnya memang tahan tidak tidur. Orang tuanya saja sampai kehilangan akal membujuk mereka tidur.
  • DLL
Malangnya banyak anak anak jenius lahir dari kalangan keluarga tidak mampu dan tidak mengerti bahwa mereka memiliki seorang anak luarbiasa yang harus ditangani secara khusus. Albert Einstein sangat beruntung memiliki seorang ibu yang luarbisa. Pada waktu itu lembaga sekolah tempat dia belajar hampir mengeluarkan Einstein karena mereka menganggap Einstein begitu bodohnya.

Tetapi sang ibu sangat mengerti anaknya dan memasukan Einstein ke sekolah matimatika. Dan terbukti kecerdasan seorang ibu yang mampu melihat bakat anaknya telah menghantarkan Einstein menjadi seorang manusia luarbiasa yang merobah dunia. Einstein memiliki sifat sifat diatas: Tidak manja, dewasa dan jarang tidur pada masa kecilnya.

BAGAIMANA CARANYA BELAJAR SENDIRI?

Pada blog personal ini tidak akan ada formula khusus, namun saya ingin berbagi pengalaman sendiri walaupun saya bukan termasuk anak genius saya juga berusaha belajar segala yang saya inginkan seorang diri, contonya bagaimana cara menulis sebuah artikel, bagaimana membuat templat blog, apa itu koding dsb.
Pertama saya pergi ke internet belajar dari google, sering saya dengar komentar sinis: "Belajar kok dari Google?" namanya juga belajar sendiri dan jangan lupa yang komentar itu biasanya orangnya sudah tua. Paradigma mereka adalah paradigma lama: Belajar harus langsung dengan bimbingan seorang guru!
Saya telah mendapatkannya di sekolah dan kadang terasa membosankan juga. Kita tidak boleh lupa Google telah memiliki Deep Mind dimana A.I (artificial Inteleigent) mampu menjadi learning machine dan ini sudah sangat jauh berbeda daripada lima atau sepuluh tahun lalu. Mesin pintar kini mampu belajar sendiri dan memiliki kecenderungan melebihi manusia, lalu mengapa kita harus tertinggal? Mereka bukan hanya mampu mengumpulkan semua informasi yang kita butuhkan bahkan memilihkannya untuk kita berdasarkan minat, kemampuan dan talenta kita, keren bukan?

Jadi jika ada yang mengatakan belajar dari Google itu tidak baik itu adalah haknya dan terpulang kepada niat masing masing orang. Pada kenyataannya banyak blogger yang belajar melalui internet dan berhasil memahami bahasa pemrograman dasar hingga ketingkat lanjut karena belajar dengan bersungguh sungguh. Walaupun itu juga berkat tutorial yang ditulis oleh para mastah mengapa kita menafikan jasa Google? 

Oh saya tidak sedang membela sesuatu, saya sedang membela posisi dan cara saya dalam mencari ilmu. Kebetulan sebagai seorang remaja saya beruntung hidup di zaman now. 

Saya tidak sedang apriori, ini mengalir begitu saja menurut pemahaman dan kemampuan saya dalam berfikir. Saya tidak memaksa anda untuk menyetujuinya.

Juga bukan berarti dalam belajar kita tidak menemukan kendala, yang harus kita pahami adalah seorang besar itu sebelum dia sukses tidak pernah sepi dari kegagalan dan mereka berhasil melewatinya karena mereka memiliki motivasi kuat untuk belajar. 

  • Ketika belajar bahasa Inggris misalnya saya sangat terbantu dengan Google translate di layar kecil iPhone saya pada saat seorang teman mengatakan ayo unduh aplikasi belajar bahasa Inggris yang keren saya tidak sertamerta mengikutinya karena kebiasaan saya melihat iklan saya berfikir dia hanya terpengaruh promosi oleh developer aplikasi.
  • Alasan saya tidak setamerta mengikuti sarannya adalah karena saya sedang belajar bahasa inggris dan sudah cocok dengan aplikasi tua google translate, merobah aplikasi akan mengorbankan waktu saya untuk melakukan penyesuaian dan saya juga tidak mau mengorbankan ruang simpan iPhone yang tidak memiliki alternative ruang simpan eksternal ini. lagipula menurut beberapa kali pengalaman belum tentu juga aplikasi tersebut cocok buat saya. Jadi saya jalan terus bersama matode yang sudah sesuai.
  • Saya mulai mempraktekan bahasa Inggris selama bertahun dimulai ketika saya masih kecil, melakukan percakapan dan berlatih mendengarkan ucapan demi ucapan secara langsung dan tidak langsung. Menonton filem drama berbahasa Inggris tanpa substitle, mendengarkan dan melafazkan lagu barat hingga dikamar mandi. Terakhir saya mulai menulis melalui chat dengan teman teman di luar negeri membahas segala hal yang menarik dan akhirnya mencoba membuat artikel artikel sederhana. Saya mengerti banyak kesalahan yang saya lakukan, tetapi melatih diri adalah proses diri saya menuju kesempurnaan di masa depan.
  • Apakah saya telah berhasil? Belum juga saat saya minta kritikan dari teman teman yang bahasa sehari harinya adalah bahasa Inggris mereka umumnya mengerti isi dan maksud artikel saya dengan baik. Tetapi terdapat banyak kesalahan struktur bahasa Inggris yang telah saya lakukan namun itu ternyata menjadi lebih baik dari waktu kewaktu.
JANGAN TAKUT BERMIMPI!

Dengan asumsi setiap orang memiliki impian walaupun impian itu akhirnya terkubur oleh kenyataan yang harus kita hadapi yakni keterbatasan kita dalam banyak hal terutama TEKAD. Saya memberanikan diri menulis ini walaupun kadang saya juga gamang dengan impian saya. 

Akan tetapi salah satu sebab mengapa orang gagal meraih impiannya adalah karena memang meraka tidak memiliki impian untuk diraih..Saya telah menulis artikel yang sama dalam bahasa Inggris di KOTAK PANDORA
Jangan takut bermimpi walaupun anda mungkin tidak dapat meraihnya, akan ada orang yang melanjutkan impian itu jika ia memang berharga.


Karena anda sangat berharga


Comments