DEMI WAKTU YANG DENGANNYA AKU BERPACU

Aku menulis ini, karena sering dalam hidup kita merasa sesak oleh kenangan penuh nuansa, misalnya teringat masa kecil dengan baju hangat dan wangi didalam gendongan papa atau mama kedua pipiku dicium oleh mereka. Dulu aku hanya memiliki perasaan, sepenuhnya perasaan bukan seperti sekarang penuh pikiran dan aku kini semakin terobsesi oleh WAKTU.
Florence Nightingle
Seandainya aku bisa kembali kepada masa dulu apakah seluruh keluargaku juga masih utuh seperti pada masa itu? Rahasia ruang waktu bagai misteri, bagai hitungan debit matimatika dengan bilangan tak berbatas dimensinya yang luas cakupanya yang tak berbatas seperti lingkaran tanpa ujung dan tak berpangkal. Setiap orang melewatinya -  bukan hanya setiap orang tapi setiap benda hidup dan benda mati harus melewatinya. Ruang waktu itu ada dan seperti sebuah hukum yang mutlak terhadap kehidupan kita.

Aku sering menyendiri memandang bintang bintang dilangit biru pada saat cuaca cerah dan ada waktu diketinggian sana diluar jagat kita menelan segala kerinduanku terhadap sesuatu yang sampai saat ini tidak kumengerti. Jika aku mendengar lagu mengalun dari Cammila Cabillo - Havana aku seperti terhanyut dalam suasana, dan ketika aku mendengar lagu lama aku membayangkan masa masa tempo dulu pada saat kedua orang tuaku masih berusia belasan tahun seperti aku sekarang, mengapa hidup ini terkotak kotak dalam waktu? Apa yang terjadi jika kita tidak dipengaruhi olehnya?

Ketika aku melihat orang orang tua berjalan di troatoar dengan langkah mereka yang lambat aku membayangkan, aku juga harus melewati hari hari itu kelak, dimanakah diriku kelak berada? Itu hukum alam semua benda menjadi tua dan kita juga.

MASA DEPAN
Masa depan bagi mama adalah apabila aku bersekolah belajar dengan rajin, tidak ada pilihan. Tidak jarang mama marah jika aku sedang malas, dia akan selalu mengingatkanku: "Kamu semakin besar jika kamu tidak sekolah seperti apa kelak masa depanmu?"

Aku membayangkan masa depan itu sulit, paling tidak aku merasakan betapa ayahku harus bekerja keras hingga malam agar bisa mempertahankan kelangsungan hidup kami. Dia mengatakan seandainya dulu aku tidak menyia nyiakan sekolah, mungkin nasib kami akan jauh lebih baik daripada sekarang. Aku membayangkan betapa kesepiannya dia, tetapi dia selalu dapat mengatasi perasaannya atau paling tidak mengimbanginya dengan logika.

Tidak itu bukan salahnya terperangkap dalam waktu yang salah. Dia seorang lelaki yang baik, cerdas dalam beberapa hal yang dia sukai. Dia lelaki yang benar namun hidup didalam waktu yang salah. Paling tidak demikianlah sering aku memikirkannya. Kemudian selagi masih muda aku harus menemukan diriku sendiri, menjadi diri sendiri apa adanya agar aku bahagia, demikian pesan ayah sehingga kutuliskan dalam bentuk artikel ini.

Ibuku hampir sama dengan ayahku awalnya mereka cocok. Kemudian waktu telah berlalu di depan hidung kami. Dia seorang wanita manis namun cepat belajar dalam mengatasi kesulitan hidup, dan aku selalu berharap kami dapat hidup dan bermartabat, apapun pendapat orang aku selalu berharap dan berdoa agar mereka berdua hidup berbahagia.

MENEMUKAN JALAN HIDUP DAN MENJADI DIRI SENDIRI

Tidak ada manusia yang dapat hidup sendiri tanpa keluarga yang menopang dan menghantarkan mereka. Orang orang besar itu dulunya mereka adalah anak anak kecil yang tidak luarbiasa, walaupun setelah besar banyak cerita mitos menghiasi kisah mereka dimasa kecil, kebanyakan semua itu hanyalah mitos.

Mereka sama seperti kita, biasa biasa saja. Kalau kita mendengar dan membaca cerita bahwa para kiyai itu waktu kecil begini dan begitu, itu hanya cerita yang sulit dibuktikan kebenarannya. Tetapi waktu yang tepat telah menghantar mereka kepada kesuksesan. Steve Job lahir dari keluarga broken home, sebuah keluarga muda yang hubungannya tidak direstui karena perbedaan ras dan budaya. Dia di adopsi oleh orang Amerika. Tetapi dia akhirnya tumbuh menjadi legenda! DAn namanya dicatat dalam sejarah. Alexander the Great sang penakluk, walaupun putra seorang Raja Mecadonia tidaklah hidup seperti kebanyakan anak anak yang dimanjakan dan suka melawan orang tua. Dia tumbuh dalam disiplin hidup yang keras dan hampir spartan.

Masa kecilnya adalah masa latihan yang keras, dia tumbuh menjadi seorang pemuda dengan daya nalar orang dewasa. Dan kehidupan seperti itu terbukti telah menghantarkannya menjadi seorang besar yang tidak mungkin lagi dilupakan oleh dunia.

Yang membedakan mereka dengan anak anak kebanyakan adalah selain kecerdasan, mereka bukan anak yang manja mereka penuh rasa ingin tahu serta memiliki motivasi yang kuat untuk merobah dunia.

Dan rasanya tidak adil kalau aku tidak menyinggung kisah legendaris seorang wanita yang mengilhami lahirnya dunia keperawatan di atas kerak bumi ini: Florence Nightangle. Dia seorang gadis muda belia, Bapak ibunya orang terpandang dan kaya, lalu apakah Florence lalu menjadi manja dan suka pesta pora seperti kebanyakan gadis gadis masa itu bahkan cewek cewek zaman now? Jangankan yang ibu bapaknya kaya, yang orangtuanya susah saja berusaha hidup dalam gaya jor joran.

Florence menyaksikan penderitaan para prajurit perang yang terluka, yang kondisi mereka sangat memprihatinkan: Tempat kotor, kekurangan obat-obatan, para perawat yang walaupun dibayar bersikap kasar dan sarkasme. Dia bertekad membawa perubahan dan dengan uang keluarganya dia membeli semua kebutuhan sendiri: Alat pembersih, membayar perawat dan meminta mereka bersikap baik terhadap koraban perang dan terluka. Membeli persediaan obat obatan. Sejak itu suasana menjadi berubah 100 derajat. Para koraban perang seperti melihat seorang bidadari dengan lampu ditangan, itulah sebabnya para prajurit itu dan dunia menjulukinya sebagai "Florence Nightiangle" (Florence sang Bidadari Malam)

Aku terharu membaca cerita itu apalagi saat ini aku sedang mengambil jurusan keperawatan, dan di langit itu bergantung kisah kisah manusia legenda yang masuk hingga kedalam mimpiku...mataku berusaha menembus di ketinggian bintang bintang yang jauh namun aku sadar aku hanyalah seorang gadis dengan keterbatasan seorang manusia biasa.
Artikel terkait: DEMI TUHAN, WAKTU BELALU SEMAKIN CEPAT!

Comments

  1. Waktu adalah misteri. Kita hanya bisa berbuat yg terbaik dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  2. Waktu adalah harapan so kita harus mengejar impian :)

    ReplyDelete
  3. jujur saya sangat menyesal dengan waktu itu. Kesempatan yang terbaik tidak aku ambil, sungguh menyesal sekali
    tak bisa terulang kembali

    ReplyDelete
  4. Menurut Michio Kaku, yang membedakan orang sukses dan orang sukses adalah pemahaman tentang waktu. Dengan pemahaman tentang waktu, orang tahu bahwa usaha saat ini adalah untuk kesuksesan di kemudian hari. Jadi dia tidak akan mengharapkan hasil yang instan. Tapi sukses di sini bukan cuma kaya ya, namun lebih ke arah memahami makna hidup - kesuksesan batiniah.

    ReplyDelete
  5. Sungai Awan, tidak ada kata terlambat: Selagi kita masih bernafas selagi waktu masih terbentang jauh di ufuk pandangan kita akan berusaha merobah dunia.

    Mbak Dyah makasih atas pencerahannya dan itu sangat bijak, mbak.

    ReplyDelete
  6. Yang penting jangan lupa waktu untuk Pemilik Waktu 😊😊 betul?

    ReplyDelete

Post a Comment

Iklan dipasang oleh pihak ketiga, kami hanya menyediakan slot/kavling kosong, jika ada yang kurang berkenan bagi pembaca silahkan hubungi kami, kami akan menyampaikannya kembali ke pihak Google via email

Populars

Postingan terkini: