3 JENIS PEKERJAAN YANG MEMBUAT KAMU 'AWKARD' APALAGI PADA SAAT BERPUASA

Ramadhan tidak menjadikan alasan orang untuk tidak bekerja, bahkan banyak perusahaan yang ternyata tetap memiliki order atau proyek yang banyak pada saat bulan puasa, bulan sucinya orang Islam ini. Dan tentu saja perusahaan menuntut agar karyawannya tetap bekerja seperti biasa, karena jika tidak dari mana pemasukan keuangan tanpa proyek dan orderan kerja?

Di tambah lagi lapangan pekerjaan yang memang tidak banyak tersedia dapat bekerja saja sudah syukur sekali, yang penting niat kamu baik: Membantu keluarga sambil terus menabung dan menghasilkan uang buat modal di hari tua.

Lagi pula tandanya kamu adalah orang yang bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri dan keluarga adalah karena kamu tidak segan segan bekerja keras, tidak malas, tidak gengsi dan berprinsip mau berkorban.

Nah lihat beberapa jenis pekerjaan dibawah ini, apakah kamu atau teman temanmu termasuk terlibat didalamnya? Saya tidak akan mebahasa hukum islam karena saya samasekali bukan ahlinya.

1. BEKERJA DI RESTORAN.

Tidak ada yang menyalahkan kamu kok, kamu mau bekerja saja sudah merupakan tindakan terpuji. Tandanya kamu cowok atau cewek yang bertanggung jawab. Apalagi setelah bulan Ramadhan akan datang Hari Raya idulfitri. Akan tetapi mungkin saja dalam hati kamu merasa bekerja di restoran yang tetap buka pada bulan ramadhan bagaimana rasanya gitu ya.

Soalnya sementara kamu menjalankan ibadah puasa, kamu juga  harus menghidangkan makanan kepada orang orang. Gak masalah kalau mereka non-muslim, tapi kan banyak juga yang muslim bahkan mungkin kamu kenal beberapa diantara mereka yang makan disana. Artinya kamu menghidangkan makanan itu buat mereka yang seharusnya berpuasa.

Belum lagi melihat hidangan berupa makanan dan minuman yang menggoda selera, terus godaannya jadi semakin berat dong. Tidak apa apa, semakin berat godaannya maka akan semakin besar ganjaran pahalanya, bukan? Akan semakin kuat kepribadian dan pendirian kamu.

Restoran dan rumah makan memang banyak menerima karyawati alias pekerja cewek, mereka berjilbab dan tetap berpuasa. Setahun sekali apabila kamu terus bekerja disana kamu harus menghadapi hal ini, sambil terus bekerja dan berharap THR akan dibayarkan menjelang hari lebaran. Bila kamu atau temanmu memang harus bekerja, ingat saja satu hal: Kamu bekerja dan penghasilanmu halal. Kamu tidak sendirian banyak teman temanmu yang lain harus melakoni hal yang sama. Kecuali kalau kamu banyak pilihan, tentu kamu tidak akan memilih ini.

2. BEKERJA DI PROYEK SIPIL SEBAGAI BURUH KASAR

Setamat sekolah kadang orang mau bekerja apa saja, khsusunya kamu yang cowok, nih. Dan memang lapangan pekerjaan tidak banyak tersedia. Nah salah satu pilihan bagi sesorang yang bertekat ingin bekerja dan tidak menyusahkan orang lain apalagi menyusahkan orang tua adalah bekerja sebagai kuli bangunan.

Banyak jenis pekerjaan seperti ini terlihat: Menggali lubang di tepi jalan untuk jalur pipa dan kabel suatu bangunan, menjadi pembantu tukang batu, mengaspal jalan hingga menjadi tukang plester dinding bangunan. Yang penting bekerja sebelum kamu mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Ini juga dinamakan berkarir secara alamiah: Pada awalnya hanya pembantu tukang batu, lalu menjadi tukang batu, lalu menjadi pemborong kecil, lalu menjadi pemborong besar dan developer he he he...

Semua itu memerlukan semangat yang berharga. Akan tetapi sewaktu kamu sedang melakoninya ada beberapa hal yang sangat berat: Kamu harus bekerja keras mengandalkan tenaga dari pagi hingga sore di bulan puasa sementara kamu bertekad untuk terus menjalankan ibadah yang satu ini. Salut abis deh sama kamu.  Gak kebayang haus dan lapar, namun kamu tetap tabah.

Eh namun diantara teman temanmu pasti banyak yang gak puasa juga, bukan. Dan mereka bukan hanya yang non-muslim bahkan teman temanmu yang muslim juga merokok seenaknya di depan hidungmu. Namun kamu tetap tabah ya...

3. BEKERJA DI PETERNAKAN BABI.

Wah yang satu ini kalau bisa jangan deh, jangankan di bulan Ramadhan, di bulan biasa saja kamu pasti canggung deh kalau kamu memang seorang muslim, atau seorang Yahudi yang agamanya mengharamkan hewan yang satu ini.

Akan tetapi ada saja orang muslim yang bekerja disana dengan berbagai alasan.

Di Pulau Bulan Batam terdapat sebuah peternakan babi yang sangat luas dan modern. Hampir semua proses peternakan telah dilakukan dengan mesin, dari memandikan, membersihkan kandang hingga memberi makan dapat dilakukan secara otomatis. Akan tetapi didalam sebuah perusahaan juga tidak melulu ada ternak babi. Ada juga mesin mesin yang harus dirawat dan di perbaiki.

Salah satu alasan perusahaan peternakan babi menerima pekerja muslim adalah untuk mengatasi pergantian shift kegiatan pada hari besar. Ketika hari besar pekerja kristen tiba mereka akan meminta cuti untuk merayakannya atau alasan beribadah. Maka pekerja non-kristen akan tetap tinggal bekerja di peternakan. Selain itu peternakan berisikan hewan hewan hidup yang harus selalu diurus, tidak mungkin ditinggalkan tanpa ada pengawasan. Kalau mesin dan listrik mati, lalu hewan hewan mati, maka bisnis tentu akan merugi.

4. END

Begitulah tiga jenis pekerjaan yang sempat saya lihat pada bulan suci ramadhan ini, salah satunya pernah juga saya alami, yakni pekerjaan no.2 waktu itu saya juga berpuasa. Sisanya adalah hasil jalan jalan dan melihat dan bertanya sendiri kepada teman teman yang terlibat kepada 3 jenis pekerjaan ini.

Lagi pula agak sedikit hipokrit deh kalau kamu menolak bekerja dan berharap dapat THR, tidak soal darimana itu berasal yang jelas uang akan dapat memenuhi kebutuhanmu dalam beberapa hal. Tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa uang itu penting dan menjadi segalanya, namun walaupun itu bukan segalanya, masih saja kita harus berkorban banyak hal didalam hidup ini untuk mendapatkannya, termasuk perasaan kita demi adik adik kita yang masih kecil dan menunggu ktia di rumah...

Intinya untuk sementara kita tidak banyak melihat pilihan, semua pekerjaan itu adalah bisnis dan bisnis yang ikut menggerakan roda perekonomian negara yang kita hidup sebagai masyarakat biasa di dalamnya, dan lebih jauh kita terlibat bekerja untuk menafkahi keluarga, membantu orang tua dan untuk bertahan hidup. Apakah itu dilarang? Hanya Tuhan yang tahu jawabannya.

Karena anda sangat berharga


Comments

  1. Bekerja di proyek sipil atau buruh kasar, tapi jika niatnya sudah kuat, rasa haus dan lapar itu bisa terkalahkan.
    Dan saya juga pernah kerja di warung, melayani orang yang makan sedangkan saya sendiri puasa. Tapi tetap biasa-biasa saja. Ya, intinya semua tergantung dari niat.
    Kerja dan kerja demi uang, agar bisa lebaran. Kasihan keluarga sudah menunggu dirumah, mengharapkan cipratan THR.

    ReplyDelete
  2. Tepat sekali itu maksudnya bertanggungjawab terhadap diri sendiri dan keluarga. Namun tidak semua orang demikian, dan saya berpuasa dikelilingi oleh orang orang yang tidak melakukannya walaupun notabene mereka seiman dan seagama.

    Tetap bersemangat!

    ReplyDelete
  3. Kalau kerja menjadi kuli bangunan saya pernah kalau tidak salah 2 bulan, luamyan cari modal buat melamar kerja.

    Memang kita harus rajin berusaha, karena rezeki tidak tau dimana kalau tidak dicari. :)

    ReplyDelete
  4. Kerja di lapangan yang banyak paparan sinar mataharinya jauh lebih berat ketimbang kerja sebagai pelayan resto Bang. Sungguh!

    ReplyDelete

Post a Comment