KEMANA KAMU MEMBAGIKAN KONTEN BLOG KAMU?

Tidak mau berbagi? Tidak mungkin! Bagaimana kamu mendatangi pembaca artikel blog kamu? Tanpa berbagi blog kamu akan sepi pembaca. Apalagi kalau kamu adalah salah seorang pemula yang belum memiliki pembaca yang setia.

1. Sharing di Facebook

Siapa yang tidak kenal dengan aplikasi medsos yang satu ini, memiliki hampir 2 milyar pengguna diseantero dunia tidaklah berlebihan jika facebook adalah flatform terbesar didunia tempat manusia pada saat ini dan menjadi tempat berbagi berbagai hal, termasuk bagi para blogger yang mencoba membagi konten blog mereka.
Akan tetapi berbagi konten blog bukanlah hal yang mudah di Facebook, facebook juga menanamkan algoritma pintar untuk memilah mana postingan yang dapat di tampilkan di halaman pertama. Mereka memiliki mesin index yang otomatis meletakan prioritas postingan kehalaman utama. Lalu jika tidak ada tanggapan pemirsa, postingan anda lenyap ditelan tumpukan status status pengguna.

Seringkan mengalami, begitu kamu posting poto dan status, teman teman dumay (dunia maya) kamu menanggapi dan kamu segera mendapatkan ratusan like, ratusan komen dan berbagai reaksi emotikon yang tersedia. Tetapi ketika kamu share konten blog, like menjadi "sepi" apalagi komen, semua orang terlihat seperti tertidur.

Jangan dikira hanya pemula yang belum memiliki nama mengalami hal ini, para seleb medsos juga akan menurun drastis like dan komen yang muncul begitu mereka sharing blog di Facebook, walau terlihat masih banyak yang like dan komen, namun jumlahnya akan jauh lebih kecil, ketimbang mereka hanya mengucapkan "selamat pagi" di wall.

Jika kamu ingin posting blog segera cari group facebook yang menjadikan blog sebagai topik mereka, akan tetapi grup grup ini kemudian menjadi ajang berbagi dan bertukar link yang liar, misalnya mereka saling bertukar link membuat aturan agar masing masing anggota saling mengunjungi, saling mengklik iklan adsense.

Cara sharing seperti ini tidak akan serta merta menaikan traffik, akan tetapi lebih terbaca oleh algoritma mesin pencari sebagai "spammer activities" percayalah walaupun meningkatkan penghasilan, namun akan segera menempatkan blog kamu kedalam bahaya. Beberapa kegiatan ini pasti telah tercatat pada mesin pencari sebagai kegiatan menyimpang dan pasti telah di"awasi" oleh mata mata jaringan.

Laporan statistik kegiatan seperti ini bisa saja dibagikan kesemua mesin pencari di browser yang kamu pakai, jika alamat blog kita ikut terindex, reputasi blog kita di mesin pencari akan segera menjadi anjlok.

Yang terbaik adalah bekerja samalah dalam batas wajar. Posting saja konten kamu dengan cara wajar, misalnya dengan cara promo berbayar, cara ini memang akan membebani kamu secara keuangan akan tetapi efektif menaikan traffik blog. Sebenarnya cara berbayar tidaklah merugikan kita dalam jangka panjang karena secara konsisten akan terus menaikan pamor blogger jika diiringi dengan penulisan konten yang berkualitas. 

Dan jika kamu berhasil menembus segala rintangan di Facebook, maka sangat mungkin trafik blog kamu meningkat secara signifikan, jika tidak yaaah...

Lihat produk samsung, itu tidak akan sebesar sekarang tanpa kampanye dan promosi mereka yang mahal. Tidak mungkin dengan cara gratis.

2. Sharing melalui G-plus

Hanya Google Plus yang sedikit longgar terhadap Spammer, konten dewasa dan bagi blogger, share konten di G-plus lebih signifikan menaikan trafik ketimbang sharing di Facebook. Terang saja karena blogger dan G-plus  adalah bagian dari google itu sendiri.
Walaupun tidak sebesar Facebook dan dikatakan sebagai platform medsos yang hampir gagal, G-plus adalah sorga bagi para blogger buat berbagi. Grup grup blog di G-plus sangat aktif dan efektif dan dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap blog kamu.

3.Sharing di Twiteer.

Tweeter adalah platform medsos yang paling massive dan aktif, namun sistem pencarian medsos ini adalah kunci kata "tweet" bukan blog.
Jumlah pengguna tweeter tidaklah sebesar facebook bahkan tidak lebih besar dari G-plus. Tetapi aktivitas dan kepopulerannya bisa dikatakan setara bahkan dalam beberapa hal melebih G-plus.

Namun, untuk share konten blog di twiteer membutuhkan kesabaran dan segala taktik, tidak akan mudah mendapatkan perhatian sebuah blog di twiteer, kecuali kamu telah memiliki pengikut yang besar jumlahnya. Jika tidak konten kamu akan kesepian, atau hilang ditengah hiruk pikuknya "kicauan" para pengguna twiteer.

4. Sharing di LinkedIn

Terakhir linkiden memiliki fitur pro. Sharing konten blog di linkedin itu mudah jika kamu telah memiliki banyak koneksi. Tetapi linkiden itu fokus kepada dunia kerja, konten yang kamu share sebaiknya mengikuti trend mereka.
Taktik pemasaran kamu tentu saja dengan membuat dan share satu artikel agar halaman blog kamu dikunjungi melalui medsos yang satu ini. Dan perlu di ingat kebanyakan pengguna linkedIn adalah pekerja dan para orang dewasa. Orang serius.

Itulah empat media sosial yang berpotensi membuat blog kamu menjadi dikenal. Namun intinya adalah konsistensi kamu dalam mengupdate blog kamu, menghindar dari terperangkap menjadi spam karena setiap medsos memiliki perbedaan platform dan aturan.

Tips terakhir adalah:

  1. Untuk facebook jangan share ke publik jika pertemanan dibawah 5000, ikuti grup blogger berbagilah dengan mereka "dengan hidup" jika perlu berkonstribusilah menurut kemampuan kita. Misalnya menghadiri seminar melalui undangan grup di kota kamu.
  2. Untuk G-plus kamu tidak boleh pelit mengikuti dan menjadi orang lain jika kamu ingin diikuti. Ikutilah komunitas blogger atau komunitas diskusi yang dapat menerima link blog kamu.
  3. Untuk twiteer walau begitu gegap gempita, kamu hanya perlu konsisten share konten blog, sedikit atau banyak, pengunjung itu tetap sangat berharga bagi kelanjutan hidup sebuah blog.
  4. Untuk linkedIn, kamu bisa memulai berbagi setelah menjadi anggota medsos yang satu ini. Jika kamu adalah pekerja, kamu dapat menerima dan membagikan undangan bergabung untuk memperluas koneksi. Setiap media sosial berbeda beda dalam menggunakan klasifikasi 'pertemanan". Facebook menggunakan istilah pertemanan atau friend. G-plus pengikut atau ikuti, Tweeter pengikut atau follower, tetapi LinkedIn menggunakan istilah "koneksi"


Disamping empat media sosial besar diatas kamu bisa menambahkan pinterest, dig, disqus dll. Kamu juga bisa menjadi anggota forum forum internet. Tapi saya jamin waktumu akan habis dan matamu akan meredup sayup. Saya tidak akan mengatakannya karena saya pernah mencobanya.





Kami hanya mencoba menjelaskan dan meluruskan cerita dalam hidup

2 Responses to "KEMANA KAMU MEMBAGIKAN KONTEN BLOG KAMU?"

  1. Untuk Facebook grup blogger sekaligus publisher adsense banyak yang mainnya bahaya. Aturan adaense ga boleh minta klik iklan. Biar pengunjung yang klik iklan secara natural tetapi hal ini dilanggar. Disitu kita harus hati-hati.
    Menjaring email lewat newsletter juga bagus. Karena bisa membuat kita menambah calon pengunjung direct (dengan catatan signature email ada link ke homepage atau laman artikel).
    Agan nayfus sendiri bagaimana mempromosikan kontennya? Banyak di medsos atau newsletter?

    ReplyDelete
  2. Wah ada mas kandra, benar sekali itu, tapi sesekali boleh juga menyimpang he he he..
    Kalau sy banyak di medsos dan forum, newsletter cenderung membosankan dan lmbat. Sy pernah kecemplung ngirimin bos di kanada (perusahaan sy kerja sekarang) ditegur dan di beri peringatan, newsletterpun ternyata melengkapi keywords dengan spam padahal sudah saling kenal..

    Terimakasih kunjungannya..

    ReplyDelete

Iklan dipasang oleh pihak ketiga, kami hanya menyediakan slot/kavling kosong, jika ada yang kurang berkenan bagi pembaca silahkan hubungi kami, kami akan menyampaikannya kembali ke pihak Google via email

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel