HORE, BERKAT TEKNOLOGI AKHIRNYA EMAS MURNI BERHASIL DICIPTAKAN!

Sudah tahukan kalau menurut para ahli asal usul emas berasal dari bintang bintang mati yang jaraknya jauh sekali dari bumi, dari luar angkasa raya yang tidak bertepi? Menurut para ahli emas itu berasal dari supernova yang memborbardir bumi 200 juta tahun yang lalu.

BAKTERI CAPRIAVEDUS METALLIDURANS YANG MENCIPTAKAN EMAS
Karena logam yang satu ini dianggap sangat berharga oleh manusia, maka banyak para ahli kimia yang mencoba membuat emas, banyak percobaan yang mereka lakukan telah berjalan sia sia. Banyak juga orang mencari dan mencoba mendapatkannya hingga mempertaruhkan jiwa kedalam risiko bahaya. Pada zaman dahulu sebagian orang bahkan sampai menuntut ilmu klenik dan perdukunan demi agar mampu membuat emas. Beberapa orang penipu memanfaatkan pesona emas dengan tawaran bahwa mereka mampu membuat emas secara gaib.

Namun di zaman komponen eletronik tua menyampah bagai gunung "sesuatu" hal yang baru telah terjadi dan tidak luput dari pengamatan para ilmuwan diantaranya adalah Frank Reith Profesor Universitas Adeleide. Mereka sedang melakukan penelitian terhadap sejenis bakteri yang dapat mengambil jejak emas dan membuatnya menjadi emas murni.

Bakteri tersebut bernama Capriavedus Metallidurans yang dapat memakan racun dari limbah elektronik dan tidak mati saat memakan senyawa racun tersebut.

Emas dan elemen bumi lainnya dapat bergerak melalui siklus biogeokimia, emas larut, bergeser dan pada akhirnya terkonsentrasi kembali di endapan bumi. Bakteri Cavriavedus Metallidurans di temukan pada tahun 2009 namun pada waktu itu masih dalam proses penelitian oleh para ahli terutama kekebalan bakteri ini terhadap racun. Di dalam tanah bakteri bakteri ini sering bersentuhan dengan dua jenis logam berat yakni emas dan tembaga dan umumnya kedua jenis logam ini dapat menyebabkan jenis bakteri keracunan berat, namun ternyata tidak berlaku kepada cavriavedus Metallidurans.

Artinya secara evolusi karena memilih untuk hidup di lingkungan seperti itu, mereka memiliki cara perlindungan diri terhadap zat beracun" demikian kesimpulan para ahli. Mereka memiliki perlindungan sel yang canggih terhadap racun mematikan dari emas dan tembaga. Mengapa mereka bisa bertahan hidup dari keracunan kedua jenis logam emas dan tembaga adalah karena di dalam tubuh mereka memiliki enzim CUPA untuk melindungi tubuh mereka dari racun tembaga dan mereka memiliki enzim COPA untuk melindungi tubuh mereka dari racun emas.

Kedua enzim tadi mendorong mendorong tembaga dan emas keluar dari tubuh mereka seperti hewan buang air pada umumnya. Di masa depan dengan memanfaatkan bakteri ini investor akan berpeluang menghasilkan emas tanpa harus menambang, tetapi benarkan jumlah emas emas akan meningkat karena hal itu?

JUMLAH EMAS TETAP SAMA KARENA SEBENARNYA EMAS BELUM DAPAT DICIPTAKAN

Emas adalah logam asli hasil ledakan bintang ratusan juta tahun yang lalu, dan bumi kebagian logam ini dalam jumlah tertentu. Penambangan diseluruh dunia belumlah sampai menemukan "seluruh" butiran debu emas didunia. Sebagian emas terbuang kaena proses penambangan, produksi, aus karena pemakaian. Butiran butiran kecil itu tetaplah emas namun dalam bentuk debu yang belum dapat dikatakan berharga sebelum terbentuk dalam kesatuan. Dan lebih tidak berharga lagi karena dia "belum ditemukan"


Nah bakteri cavriavedus metallidurans mampu dijadikan sarana "pengumpul" dengan memanfaatkan rekayasa teknologi. Orang dapat memanfaatkan sebuah tempat pembuangan elektronik seperti ponsel bekas, komputer dll lalu melokalisasi bakteri bakteri ini ditempat tersebut. Bakteri bakteri akan memakan logam dan mengeluarkan tembaga dan emas murni secara terpisah untuk kembali dimanfaatkan sebagai logam berharga. Namun bakteri tersebut tidak bisa "menciptakan" emas.

NAMUN HARGA EMAS MUNGKIN AKAN TURUN

Potensi harga emas akan turun adalah berbanding lurus dengan permintaan pasar daripada hukum ekonomi. Ketika emas membanjiri pasaran dunia, maka ditempat tertentu harganya akan turun.

Misalnya harga udang galah/lobster di Indonesia mungkin sangatlah mahal dan menjadi makanan mewah. hanya orang kaya yang dapat memakannya lebih sering. Namun harga udang galah dan lobster sangat murah di beberapa negara Afrika, bukan karena mata uang mereka lebih lemah akan tetapi udang dan lobster masih melimpah, pedagang menjualnya hingga di kaki lima dan pinggir jalan. Orang orang miskinpun bosan makan lobster.

Capriavedus Metallidurans 

Pada saat keberadaan emas menjadi maksimal oleh penemuan teknologi, jumlahnya akan sedikit meningkat, dan harganya akan turun.

5 Responses to "HORE, BERKAT TEKNOLOGI AKHIRNYA EMAS MURNI BERHASIL DICIPTAKAN!"

  1. Nice article ...thanks for sharing

    ReplyDelete
  2. Thank you I just write in Bahasa Indonesia

    ReplyDelete
  3. klu ditanya bisa atau tdk jawabnya bisaaaaaa!

    tpi... emas Palsu....emas encer....emas Bambang. :)

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. hahaha.... iya iyalah mas.... soalnya kan sdh diterangkan diartikel diatas..... :)

      Delete

Iklan dipasang oleh pihak ketiga, kami hanya menyediakan slot/kavling kosong, jika ada yang kurang berkenan bagi pembaca silahkan hubungi kami, kami akan menyampaikannya kembali ke pihak Google via email

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel