MENGAPA KAMERA PONSEL BELUM BISA MENGALAHKAN KAMERA DSLR

ilustrasi: by Google
Ada promosi yang berbunyi: "Kamera smartphone yang kuat, bagaikan kamera DSLR" Promosi sih sah sah saja, yang jadi masalah adalah apabila konsumen mempercayainya, setelah membeli smartphone mahal mahal malah kecewa karena akhirnya mengatahui bahwa kamera ponselnya tidak pernah mengalahkan kamera DSLR pemula sekalipun! Mengapa?
1. APERTURE ATAU BUKAAN KAMERA PONSEL UMUMNYA TERLALU KECIL
Ya. Aperture adalah bukaan diafragma lensa yang dipakai untuk lensa potografi, ukuran bukaan diafragma pada lensa tersebut mengatur jumlah lintasan cahaya masuk. Biasanya nilai aperture ini ditulis dengan "f/angka" misalnya f/11, f22. Pada smartphone umumnya terdapat diaframa dengan nilai: f/2.6 hingga f/1.8. Sampai hari ini ketika tulisan ini saya turunkan, diafragma atau bukaan kamera hape yang paling besar dan kuat adalah dengan nilai f/1.8.
Gambar diafragma (bukaan lensa kamera) 

Besaran bukaan daframa itu sendiri adalah hasil pembagian panjang fokus lensa dengan atau focal Length dengan nilai aperture itu sendiri. Misalnya jika focal length lensa adalah 100mm dan nilai aperture adalah f/4, itu artinya aperture akan terbuka dengan diameter 25mm (100/4), artinya semakin kecil angka di belakang f/ bukaan lensa akan semakin besar, semakin besar pula cahaya yang dapat disaring dan ditangkap oleh kamera. Sebaliknya semakin besar nilai dibelakang f/ maka bukaan lensa akan menjadi semakin kecil.

Ukuran bukaan diaframa (aperture) dikalibrasi dalam f-numbers atau f-stop, yakni angka angka kecil yang tertulis pada lensa potografi f/32 (f32), f/22 (f22)...........f/2.8, f/2.0, f/1.8, f/1.4. Teorinya begini: semakin besar bukaan lensa akan memungkinkan lensa menangkap cahaya yang lebih banyak yang nantinya akan diteruskan menuju ke sensor sehingga gambar yang diambil dengan aperture besar akan menghasilkan gambar yang lebih terang, namun tentu saja dengan catatan ISO dan shutter speed yang sama.

Namun bukan berarti kamera dengan aperture atau bukaan kecil lantas menghasilkan gambar yang buruk harus disesuaikan pula dengan kebutuhan pada saat pengambilan photo atau dengan kata lain kamera boleh bagus dan berkualitas namun teknik pengambilan gambar juga berperan terhadap hasil gambar yang dihasilkan.
Perhatikan contoh settingan kamera dibawah ini:

f/22 + ISO 100 + Shutter speed 1/2 detik = Gelap

f/11 + ISO 100 + Shutter speed 1/2 detik = Lebih terang

f/2.0 + ISO 100 + Shutter speed 1/2 detik = Paling terang

Sampai saat ini manual maupun settingan automatik masih dominan terdapat pada kamera DSLR, dan sangat minim pada kamera hape. Dan bukaan daframa DSLR lebih besar karena bentuk lensanya memang lebih besar dan lebih mudah dibuat di pabrik ketimbang lensa hape yang kecil (walaupun bukan tidak mungkin lensa hape yang kecil menghasilkan diafragma yang besar berkat teknologi nano). Alasan lain mengapa kamera DSLR lebih mungkin menghasilkan gambar berkualitas adalah karena kamera hape umumnya hanya dipergunakan oleh orang umum, sedangkan DSLR masih biasa di tangan potografer.

Pada hape kelemahan kamera umumnya ditutup dengan kemampuan rekayasa aplikasi, namun aplikasi masih memiliki kelemahan yaitu tidak mampu menghasilkan gambar instan yang cepat dan terkadang memiliki cacat.
2. KAMERA HAPE TIDAK MEMILIKI LENSA TELE ZOOM ATAU LENSA MACRO YANG MEMADAI DAN KOMPAK.
Meskipun kamu berpikir kamera tambahan telah banyak dijual di pasaran, namun lensa lensa ini samasekali bukan tandingan lensa lensa potograpi kamera DSLR yang besar dan kuat serta terpadu dengan sistem kameranya. Kamera tambahan untuk hape umumnya dibuat oleh pihak ketiga yang terkadang kurang sesuai untuk beberapa jenis hape tertentu. Kamera hape misalnya tidak dapat menghasilkan photo macro yang detail seperti detail gambar sebuah gambar yang dihasilkan oleh kamera DSLR, kamera hape tidak akan mampu menangkap objek objek bergerak seperti serangga terutama pada saat pengambilan gambar dari jarak yang jauh. Contoh gambar belalang ini di ambil dari jarak beberapa meter dan nampak detail, hal yang masih sulit jika dilakukan oleh sebuah kamera hape sampai saat ini walaupun oleh sebuah kamera hape dengan lensa ganda seperti iPhone X.

Namun bukan berarti sebuah kamera hape tidak dapat menghasilkan gambar berkualitas, disamping kualitas pengambilan gambar memerlukan teknik yang benar dan juga keahlian. Beberapa sampul majalah pada masa ini diambil dengan mempergunakan kamera hape berkualitas oleh seorang potografer. Namun gambar yang diambil terbatas dengan pose pose tertentu oleh objek atau model.
3. KAMERA HAPE BELUM DIDESAIN UNTUK POTOGRAFER PROFESIONAL
Kamu boleh berfikir bahwa keadaan ini akan berubah suatu hari nanti ketika teknologi kamera hape semakin pesat berkembang. Harus diakui bahwa kamera hape telah hampir sukses menghancurkan keberadaan kamera saku. Terbukti dengan kemunculan kamera hape, kamera kamera saku menurun drastis penjualannya dan bahkan beberapa produsennya gulung tikar dan beralih usaha. Akan tetapi kelihatannya, untuk menggantikan peran dan kemampuan kamera DSLR masih jauh. Terlihat ada beberapa usaha kearah itu, namun tampak kurang serius. Misalnya ketika pertama kali HAPE Nokia 808 pure view, media massa ketika itu mengatakan hasil jepretannya yang "melebihi kemampuan sebuah kamera DSLR" ternyata hanyalah sekedar gimmick belaka.
KESIMPULAN
Jadi hingga saat ini kamera hape belum sepenuhnya dapat menandingi sebuah kamera DSLR, jika yang kamu maksud adalah potografi professional. Namun untuk menghasilkan sebuah poto berkualitas dengan sebuah kamera hape juga sangat memungkinkan. Tidak menutup kemungkinan juga suatu hari nanti kamera hape akan menyamai kamera DSLR berkat kemajuan teknologi terhadap gawai yang satu ini

JIKA KAMU MENYUKAI TULISAN INI, SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR, TERIMAKASIH SALAM KENAL :)


Comments

  1. ya namanya juga kamera hp om, dirakit untuk berkomunikasi. tapi ya bisa jadi ntar dimasa depan ada hp yh kameranya sudah menyamai hasil jepretan DSLR

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya benar, namun tidak sedikit pabrikan hape mengandalkan kemampuan kamera sebagai senjata promosinya

      Delete
  2. Hp gk bisa fokus di kamera Mz kamera Khusus buat jepret fotografi, camera hp cuma buat selfie 😊

    ReplyDelete
  3. Wah baru tahu nih, ternyata besarnya lensa atau bukaan diafragma sangat berpengaruh ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Sony Xperia ku 24 mpx, sedangkan DSLR jadul hanya 12mpx hasil jepretannya? Ya DSLR menang jauh hehehe

      Delete
  4. misal ada pasti gak bisa ngalahin DSLR :) wolessss tetep percaya Nikon D3200, walaupun jadul tapi tetep oke punya lo ms Ivlay he he he he ...

    ReplyDelete
  5. Ya ya paling tidak sampai saat ini iphone X saja masih kalah jauh sama DSLR jadul

    ReplyDelete
  6. Kamera DSLR adalah murni sebuah kamera, dibuat, dikembangkan sebagai sebuah kamera. Hardware kamera DSLR memang dirancang sebagai kamera. sedangkan kamera handphone adalah fitur. Aplikasi pendukung kamera handphone bisa jadi lebih canggih, namun 95% hardware ditujukan sebagai sebuah handphone, bukan sebagai kamera.

    ReplyDelete
  7. Semoga saja kedepannya kamera handphone ada yang mampu menyainginya. Jadi selfi lebih berwarna.

    ReplyDelete
  8. Kayaknya kalo kamera smartphone mampu ngalahin kualitas kamera DSLR bisa-bisa produk kamera bisa ngga laku dipasaran ya 😁

    Dan rasanya itu tak mungkin bakal terjadi.
    Sampai benar terjadipun harganya ponsel jadi sangat mahal karena kamera DSLR tergantikan dalam 1 perangkat ponsel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurasa soal harga relatif, Tergantung margin pasar. Beaya pembuatan sebuah hape per unit sebenarnya bisa lebih mahal daripada sebuah kamera DSLR namun margin pasarnya besar ,karena hape di Produksi massal sehingga jumlah produksi mampu menutup beaya produksi.

      Menurut aku sih setelah mengingat mata pelajaran ekonomi di 😁

      Delete
  9. Saya suka kesal dengan handphone zaman sekarang yg hasilnya kurang jernih saat dizoom dekat ataupun jauh. Masih mending zaman "nokia" dulu...kualitas gambarnya jauh diatas awang.

    ReplyDelete
  10. Dari 3 penjelasan tersebut sudah sangat jelas ya, tapi sekarang lebih suka pake kamera hp di banding DSLR karena lebih mudah untuk di bawa

    ReplyDelete
    Replies
    1. jujur sekarang sy lebih suka motret pake hape karena hasilnya memang sudah sangat memadai...tinggal edit sana sini dramitisir ..jadi deh ilustrasi he he he

      Delete

Post a Comment