MENGAPA ORANG ORANG CENDERUNG RASIALIS TERHADAP MEREKA YANG BERKULIT GELAP DAN HITAM?

Sadar atau tidak sadar setiap orang memiliki perasaan rasialis, tentu saja bukan hanya orang berkulit puith, orang berkulit hitam juga apabila suatu hari berkuasa dan melebihi orang berkulit putih lalu memperlakukan orang kulit putih dibawah standar mereka itu berarti "rasialis". Namun pada kenyataannya sikap rasialis itu lebih banyak ditujukan kepada ras kulit putih yang menganggap orang berkulit hitam dan gelap itu "beda" standar dengan mereka. Mengapa perasaan itu kemudian terus tertanam hingga ke zaman modern ini? Mungkin beberapa poin teknologi di bawah ini bisa memberi penjelasan.

1.TEKNOLOGI FILEM
Kodak membuat teknologi gambar dan filem pesanan hollywood sejak dulu dan memang, industri filem hinga saat ini masih dikuasai oleh mereka yang berkulit putih atau yang kita sebut Ras Kulit Putih. Pada saat teknologi gambar berwarna hadir ke dunia filter dan kalibrasi warna dibuat berdasarkan kulit para artis berkulit putih sehingga dapat menampilkan photo dan gambar bergerak yang yang indah untuk orang orang atau artis artis berkulit putih. Program ini kemudian disimpan didalam database dan nyaris menjadi standar, teknologi ini terus dimasukan ke peralatan photographer dan video hingga kini, mengapa? Karena para manufaktur tidak ingin repot repot membuat teknologi pengenalan kulit baru yang mengakibatkan bintang bintang filem berkulit putih nampak dominan dan menjadi indah, sementara orang orang berkulit gelap terlihat jelek.

Padahal kedua kulit sama indahnya seandainya ekspossure program dan teknologi filter serta teknologi kalibrasi warna pada peralatan penangkap gambar dibuat seimbang. Sampai hari ini kesan kulit putih itu flamboyan yang indah dan kulit hitam itu buruk ditanamkan melalui media penampil gambar dan video ini. Beberapa sanggahan tidak mampu menampilkan keindahan dan kecantikan orang berkulit hitam secara optimal. Memang lebih mudah membuat program kalibrasi untuk hal hal yang lebih terang daripada gelap, namun teknologi canggih yang dapat mengenali keindahan orang berkulit gelap dan hitam jauh lebih berharga karena akurasinya pasti kan lebih baik dan tinggi.

2. TEKNOLOGI FITUR PENGENALAN WAJAH PADA KAMERA PONSEL

Dan ketika Apple memperkenalkan teknologi ini menambah deretan penguatan kesan rasialis terhadap gambaran orang berkulit gelap dan hitam, teknologi ini awalnya di desain untuk mengenali wajah orang berkulit cerah dan terang ketika harus mengenali wajah orang orang berkulit gelap dan hitam fitur ini mengalami masalah, tidak mampu mengenali wajah ras kulit hitam!

3. APLIKASI PHOTO ONLINE, APLIKASI MENGENALI ORANG BERKULIT HITAM SEBAGAI "GORILLA"
Software photo seperti Google photo dan Flicker juga dominan dipergunakan dan dirancang oleh mereka yang berkulit putih.
Kita maklum ini adalah teknologi buatan mereka dan dirancang hanya untuk memfilter wajah wajah ras Arya dan mereka yang berkulit putih atau terang. Sering kita melihat mereka yang berkulit putih dan bermata biru begitu detail pada saat ditampilkan di album album Google photo. Perhatikan detail bola mata mereka yang berwarna biru nampak jelas hingga ke lukisan kornea yang indah. Tapi photo photo orang berkulit hitam nampak buruk dan nyaris tidak dapat menampilkan detail selain kegelapan yang dominan. Yang lebih buruknya dan memaksa Google harus meminta maaf beberapa waktu yang lalu adalah pada saat fitur pengenalan wajah pada google photo dengan tepat menunjukan wajah wajah orang berkulit terang, namun mengenali orang orang berkulit hitam sebagai "gorilla" Ini sempat menghebohkan karena dianggap sungguh keterlaluain rasialisnya.

4. INFRA RED HAND WASHING DAN HAND DRAYER
Banyak hotel, restauran cepat saji dan supermall menyediakan fasilitas hand washing dan hand drayer otomatis begitu tangan didekatkan air keluar dengan sendirinya untuk mencuci tangan, atau untuk mengeringkan tangan. Akan tetapi lagi lagi pada awalnya infra red hanya dapat mengenali mereka yang berkulit putih, jika tangan orang berkulit hitam infrared tidak kenal dan baik air maupun udara pengering tidak mau keluar karena hanya mengenali tangan orang berkulit putih saja.

Saya percaya kamu bukan orang yang rasialis. Mungkin kamu hanya salah seorang yang telah menjadi korban kampanye tidak sengaja maupun sengaja oleh teknologi, media dan tentu saja psikologis karena kesan itu terus menerus "ditanamkan" secara kasat mata, maka sampai akhirnya kamu "mengakui" orang berkulit putih itu adalah standar daripada kecantikan manusia. Mari kita buang buang kesan itu mulai sekarang.


JIKA KAMU MENYUKAI TULISAN INI, SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR, TERIMAKASIH SALAM KENAL :)


Comments