MANFAATKAN TEKNOLOGI IT UNTUK MENUJU KESUKSESAN ANDA!!



Dunia berubah semakin cepat, tidak terkecuali teknologi TI atau IT, walaupun berubah tidak berarti hal tersebut menjadi semakin rumit, tapi justeru terkadang mampu menyederhanakan masalah dalam beberapa arah dan sisinya. Ingat, dulu ketika komputer PC masih begitu gede? Itu makan ruang, sulit mengoperasikannya karena sistemnya masih DOS, operatornya perlu mengikuti kode dan menuliskan perintah baru bisa melihat display dengan kolom kolom hitung bukan? Wah rasanya saya ingat, waktu umur 20 tahunan orang orang membawa disket, dan saya melihat kepada mereka dengan iri dan kagum, rasanya keren sekali kalau bisa seperti mereka.




Hari ini anak anak SD mengoperasikan sistem yang jauh lebih rumit daripada dulu yang dilakukan oleh orang orang tua kita dizaman komputer masih bersistem operasi DOS, rasanya sungguh tepat Microsoft mempelopori sistem operasi yang diberi nama Windows, artinya jendela artinya orang orang mulai melongok keluar, kedunia TI yang semakin berkembang tanpa batas. Hari ini saya kagum karena banyak anak anak muda berpotensi menjadi TI yang andal dan sukses,  hey, dibawah ini adalah salah satu cara anda menuju profesi menjadi seorang yang sukses dengan memanfaatkan pengatahuan TI. Tidak perlu muluk muluk, menjadi sukses itu terkadang dimulai dari hal hal sederhana, tidak terkecuali bagi seorang pegiat TI.

1. Anda harus memahami bahasa coding

Hari ini memahami bahasa program dan coding itu semakin mudah, disekolah sekolah anda telah diajarkan dasar dasarnya, bahkan anda dapat membacanya melalui internet, sudah banyak sekali kok referensi pelajarannya. Memahami HTML dan CSS bisa memenangkan perhatian secara signifikan dari  majikan atau boss anda. Tidak selalu harus tentang bagaimana membangun website berikutnya bagi perusahaan. Ini hanya mungkin dengan cara, misalnya memperbaiki signature email atau tweak kecil di situs WordPress tanpa harus melibatkan rekan kerja Anda dari departemen IT. Bahasa coding berubah terus-menerus mengikuti standar baru. Jika Anda dapat menunjukkan bahwa Anda memiliki pemahaman dasar tentang versi bahasa coding terbaru, itu baru namanya langkah besar.

2. Teknologi Cloud "awan"

Teknologi Cloud mampu merampingkan dan mempercepat proses bisnis di mana-mana. Hal ini memungkinkan karyawan mengakses secara remote ke pekerjaan mereka. Mereka dapat menyimpan progres dan pekerjaan mereka dari berbagai lokasi, dan lebih memudahkan mengedit pekerjaan mereka. Alangkah baiknya Jika Anda bisa meyakinkan mereka dengan sebuah wawancara yang berisikan pemahaman dasar tentang bagaimana teknologi "awan" bekerja, majikan atau Boss akan terkesan melihatnya dan mungkin akan mempertimbangkan sebagai satu hal yang perlu mereka diskusikan kepada Anda nanti. Itulah kemenangan wawancara tentang sebuah ide dan pekerjaan lain yang potensial.

3. Jejaring Sosial

Saya heran, tapi juga memaklumi jika ada perusahaan "alergi" terhadap jejaring sosial seperti Facebook, tapi ini adalah cerita yang lebih dari sekedar bagaimana supaya seseorang selalu eksis berada di Facebook. Calon karyawan yang memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana membangun jaringan, bagaimana untuk terlibat dengan audiens mereka, dan tidak terintimidasi oleh teknologi dan akan memiliki kaki untuk melangkah naik ke atas. Media sosial menjadi salah satu kekuatan pendorong besar di balik penjualan online. Jika Anda dapat memahami pentingnya kata kunci dalam judul LinkedIn, atau bagaimana untuk menghubungkan account Twitter dan Facebook Anda bersama-sama, ini adalah keterampilan bisnis akan menyambut kesuksesan anda. Pastikan Anda tidak membuat kesalahan ketika berada di media sosial.

4. Memahami Teknologi Mobile

Apa yang bakal akan menjadi pekerjaan Anda mungkin datang dengan standar yang dikeluarkan telepon atau tablet, bukan PC konvensional seperti yang selama ini orang fikirkan, (ingat dunia sudah berubah!). Mungkin ada hari di mana Anda diharapkan untuk bekerja jarak jauh. Ini penting untuk memiliki pemahaman tentang bagaimana menjadi efisien dengan produk gagdet seperti tablet dan ponsel pintar ini. Ini juga berarti harus tahu bagaimana menggunakan WiFi, aplikasi apa dapat membantu Anda mencapai tingkat tertinggi produksi, dan mengetahui cara menyesuaikan pengaturan pengaturan penting.

5. Mampu memecehkan masalah umum TI

Ini adalah keterampilan umum, tetapi berlaku untuk IT. Pengusaha mencari seseorang dan kadang tidak akan segera pergi ke departemen TI ketika masalah dapat diselesaikan dengan sesuatu yang sederhana seperti me-restart komputer. Itu berarti memiliki pemahaman umum dari perangkat lunak perusahaan Anda menggunakan, jaringan network, internet, dan komputer.

Calon karyawan harus mampu mengevaluasi masalah, dan kritis berpikir tentang apa yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Teknologi di tempat kerja adalah untuk merampingkan proses, walaupun tidak selalu seperti itu, teknologi tidak diragukan lagi mampu membuat sebuah bisnis bertahan dari terpaan berbagai cabaran dimasa depan.

Kesimpulan

Perusahaan di mana-mana merampingkan proses mereka dengan teknologi baru. Mereka membayar mahal untuk tetap berada di depan dan berusaha memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana bekerja dalam lingkungan berteknologi tinggi. Namun, ada alasan mengapa departemen TI ada dan diperlukan, dan kadang-kadang proyek-proyek yang diperlukan harus diserahkan kepada pihak luar karena kekurangan pengatahuan ini.

Sebagai contoh: forensik, anda mungkin memerlukannya dan datang kepada ahlinya. Kadang-kadang, memang baik untuk percaya kepada perusahaan konsultasi profesional seperti bagaimana mengatasi kenaikan berat badan supaya perut buncit tidak merusak penampilan anda. Memang bagus mendatangi seorang ahli dibidang itu.

Akan tetapi untuk pengatahuan-pengatahuan sederhana seperti diatas, anda hanya perlu menunjukan kemamuan untuk belajar.


Comments