MENULIS DI TABLET, CEPATAN MANA KEYBOARD SENTUH ATAU KEYBOARD FISIK TAMBAHAN?

Pertanyaan diatas tentu saja akan mendapatkan beberapa jawaban, ada yang bilang enakan keyboard sentuh dong, yang lain bilang keyboard sentuh enak kalau layar kecil seperti ponsel, tidak diperuntukan menulis cepat dan panjang. Namun pencinta keyboard sentuh akan berdalih: "Tergantung orangnya dong, kalau saya ya skill nulis cepat pake keyboard virtual dan keyboard sentuh bawaan tablet"

Tapi sebagai penulis dan pengguna ponsel ponsel dan tablet berlayar sentuh, saya secara pribadi sebagai penulis di blog ini mendapatkan pengalaman yang kurang pas dengan keyboard layar sentuh apabila diperuntukan menulis artikel panjang. Saya memang menggunakan keyboard layar sentuh kalau hanya sekedar chatting, sms dan mengupdate status di FB, Tweeter atau G+. Ketika menulis artikel ini saya menggunakan keyboard seperti gambar di bawah ini:

Ilustrasi keyboard mungil buat tablet. 
Ketika membeli keyboard tersebut saya tidak tahu apa mereknya hanya tertulis dibagian belakang "Wireless Bluetooth Keyboard" dan "Made In China" tapi saya merekomendasikan keyboard ini buat tablet android anda karena keyboard ini termasuk "sapu-jagat" alias cocok digunakan untuk semua hape dan tablet mereka apa saja asalkan sistemnya Android (saya menggunakannya buat tablet Samsung note 10.1 dan Nexus 7) keyboard yang satu ini akurasinya tinggi, menggunakan 2 buah battery AAA yang mampu bertahan selama 3 bulan dipakai terus menerus. Kelemahannya hanya pada bentuknya yang kecil sehingga kalau jari jari anda besar tentu agak kesulitan menyesuaikannya. Kebetulan jari jari tangan saya adalah ukuran jari jari orang kebanyakan.

Tentu saja merek merek tablet tertentu seperti Samsung, Acer dan Surface telah menyediakan keyboard khusus buat tablet mereka hanya saja harganya terbilang mahal, saya berkeliling dibeberapa toko di Batam, mereka menawarkan keyboard buatan samsung diatas satu jutaan saya membeli melalui ebay seharga US$98 (=RP. 1,111,603 US$1=11,342.88), itupun setelah memenangkan BID tertinggi. Entah mengapa tetap saja keyboard murah seharga US $20 dollar (setara RP. 226,857.7) ini yang paling sering saya pakai karena akurasi dan kecepatan responnya terhadap tablet, saya mulai berpikir produk Cina ternyata terbukti bukan hanya murah tapi juga sudah mulai berkualitas.

Dengan keyboard di atas saya telah menulis sekitar 152 artikel panjang di web dalam 3-4 bulan terakhir menggunakan tablet Samsung note 10.1 kesayangan saya dan menghasilkan sekitar US$ 300 untuk pembayaran promo produk, sudah balik modal plus untung, bukan?

Sekali lagi memilih keyboard memang gampang gampang susah, karena banyaknya variasi mulai terbuat dari bahan apa hingga harga. Umumnya buatan vendor besar harganya tinggi karena terbuat dari bahan aluminium, contohnya keyboard untuk iPad yang tidak hanya berguna sebagai papan ketik tapi juga dudukan tablet sehingga tablet bisa diposisikan berdiri secara protrait maupun secara landscap. Keyboard berbahan aluminium ini memang empuk dan berkualitas namun sepanjang pengalaman saya mengetik artikel panjang, keyboard aluminium juga melakukan kesalahan "error" koneksi lambat ke tablet tablet tertentu, kadang pengetikan menimbulkan efek kemunculan hurup ganda, misal maksud kita menulis huruf "a" akan muncul "aa" yakni double "a". Kesalahan juga terkadang dapat terjadi pada keyboard tablet surface ber sistem Windows 8 padahal kita mengetahui microsoft adalah jaminan kualitas dunia untuk urusan PC. Itulah sebabnya mengapa saya memiliki empat keyboard tablet yang berbeda beda merek, seperti gambar dibawah ini:
Gambar empat buah keyboard berbeda merek untuk tablet android 
Kesimpulan saya: Untuk saat ini keyboard tablet banyak di buat oleh vendor pabrikan Cina, harganya terjangkau, jika anda beruntung anda akan mendapatkan keyboard murah dengan kualitas mumpuni. Terus mengapa anda membutuhkan keyboard pada tablet yang telah memiliki keyboard layar sentuh bawaan? Alasannya saya tuliskan di bawah ini:
  • Sampai saat ini sebagian besar manusia masih familiar dengan PC yakni melakukan pengetikan menggunakan keyboard fisik, kenyataan masih jelas terlihat keyboard sentuh bawaan ponsel dan tablet hanya cocok digunakan untuk mengetik pesan instan melalui sms, chat, dan update status di jejaring social-bukan untuk melakukan pengetikan artikel panjang apalagi untuk penulisan naskah melalui tablet.
  • Secara ergonomic pengetikan dengan papan keyboard fisik masih lebih baik daripada keyboard sentuh yang sering membuat orang tergoda mengetik dengan posisi posisi tubuh salah.
  • Keyboard fisik ini dapat membuat tablet berfungsi layaknya seperti sebuah laptop/PC, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pelajar/mahasiswa untuk menopang pendidikan.
  • Ukuran keyboard fisik tablet umumnya didesain tipis dan mungil, dengan koneksi bluetooth sehingga tidak perlu direpotkan oleh koneksi ribet dari kabel kabel yang suka kusut. Ukuran fisik yang tipis dan mungil memudahkan anda menyelipkan keyboard keyboard ini kedalah kantong tas atau ransel anda.
  • Kecepatan respon keyboard fisik untuk tablet sampai saat sekarang ini adalah terbilang sangat cepat, responnya kadang lebih "nyaman" dibanding dengan keyboard sentuh bagi sementara orang. 
Nah dengan bentuk dan ukuran tablet yang tipis anda dapat melakukan pekerjaan pekerjaan yang biasanya dilakukan melalui laptop dengan lebih mobile, praktis dan lebih nayaman. Sambil terhubung dengan teman teman di jejaring sosial dan bermain game game android!

originally Write and publish via Samsung Galaxy Note 10.1 (tablet keluaran 2011) by Sufyan Yaan 


Comments

  1. Great delivery. Solid arguments. Keep up the good work.

    ReplyDelete
  2. Punya empat keyboard. Wow, gini ya kalau mengetik memang bagian dari profesi. Kalau saya sih, setia dengan laptop tua. Soalnya hidupnya nggak mobile amat juga, sih.

    ReplyDelete

Post a Comment