FAREWELL UNTUK MENEBUS WAKTU YANG HILANG?

"Because every jobs is temporary" itu adalah kalimat yang sangat saya sukai ketika bicara tentang "pekerjaan" tentu saja saya tidak sedang berfikir mengucapkan "farewell" (selamat tinggal) kepada anda secepat itu.
Ilustrasi, dilangit BSI, Jika aku terbang tidak mengapa walau hanya menjadi setitik noktah

Demi mencari uang, status, posisi dan kekuasaan dan entah apalagi orang bekerja keras, kadang sampai terperangkap dalam pekerjaannya. Ada lagi alasan, karena telah memiliki pekerjaan dan takut kehilangan pekerjaan tersebut seseorang bertahan. Intinya, orang BEKERJA, berangkat sebelum pukul 7 pagi dan pulang setelah malam? Lalu apa yang terjadi? Tidak apa apa, biasa saja, toh waktu terus berjalan dan kita masih disini, hidup dalam rutinitas. Bertahan atau tiidak bertahan hasilnya tentu akan berbeda.

Saya bekerja di sebuah perusaahaan dan teman saya yang lebih muda mengatakan "cukup" paling tidak akhir tahun ini saya akan meninggalkan tempat ini. Saya ingin perubahan. Bukan penghasilan lagi. Lalu apa? bukankah dengan penghasilan yang besar anda akan mendapatkan kekuatan yang lebih besar pula?

Dalam bahasa Inggris yang pas pasan dia berkata sungguh sungguh kepadaku. "Saya tidak bisa seperti orang lain, saya bukan workholic yang dapat bertahan bekerja setiap hari, menghabiskan waktu disini, saya ingin mengembalikan waktu waktu saya yang telah hilang bersama keluarga saya, anak saya, isteri saya. Saya ingin bersosial. Bekerja disini sungguh tidak normal lagi. Kita berbeda dengan para staff itu, mereka bisa libur, datang lebih lambat dan pulang lebih cepat. Saya mengangguk membenarkan perkataannya. Tapi pernyataan itu terlalu serius?
Tidak juga, banyak alasan orang yang telah sekian lama bekerja akhirnya bosan, bosan dan bosan, lho?

Saya tentu saja ingin menjadi seperti para staff itu, datang lebih lambat dan pulang lebih cepat, tapi bukan cemburu. Bekerja adalah hal yang sangat alami, tidak ada penyimpangan untuk itu, tidak ada orang lantas menjadi gila karena terlalu keras bekerja, paling sakit. Dengan bekerja anda akan mendapatkan hal hal ini: Penghasilan, jaminan kesehatan, status dan mungkin juga sedikit kesenangan. Anda layak mensyukuri itu.
 Bagaiamana kalau anda mencari penghasilan sampingan? Lho berarti bertambah dong beban pekerjaan? ya ya..anda memang harus memilih ketika anda mulai merasa sudah tidak menginginkan pekerjaan anda lagi.

Anda memang harus memilih jika begitu, anda harus mengkesampingkan perasaan kuatir, berbicara dengan keluarga anda bahwa semuanya akan baik baik saja walau harus menulis dan mengirim "farewell" (Selamat tinggal) kepada teman teman yang selama ini bekerja sama dengan anda. Anda akan merindukan kami lagi suatu hari, walau dimanapun anda berada didunia yang semakin sempit ini.

 Saya sungguh menyukai statement temanku tadi, "Bahwa saya harus mengembalikan waktuku yang telah hilang bersama keluargaku" itu juga cukup melukai sekaligus menyadar saya, jika anda berfikir saya kelihatan lebih baik darinya, tentu saja anda keliru. Saya iri dengan keputusan dan keberaniannya. Dan tentu saja itu juga pertimbangan pribadi.
 (Have wrote via Samsung GN8000)
 Batam, 10 September 2013







Comments