Sunday

ROOM SEBUAH FILEM TENTANG DUNIA

LOGIKA - mengapa orang menjadi Pembenci atau Pencinta.


Daripada terikut arus, saya malah tertarik menonton sebuah filem "old" yang ternyata sangat menguras emosi dan perasaan, alur ceritanya begini:

Ma seorang gadis belia disekap selama tujuh tahun didalam sebuah kamar, selama 7 tahun itu dunianya hanyalah kamar kecil dengan sebuah telivisi, dan atap kamar yang tranparan untuk melihat keatas langit, diusia 14 tahun Ma hamil karena diperkosa oleh pria yang menyekapnya. Lahirlah Jack. Bagi jack dunia keseluruhan adalah KAMAR, TELIVISI, DAN CERITA CERITA tentang dunia luar yang dituturkan oleh prempuan belia yang dipanggilnya Ma.

Jack membedakan semua rasa takut dan cinta dari penuturan Ma dan telivisi yang ditinggalkan oleh penyekap dan pemerkosa ibunya dikamar itu. Semua persepsi bertolak dari dunia mereka: Sebuah kamar yang dihuni oleh dua makhluk. Semua keadaan diluar sana bagi Ma yang pernah mengingat kehidupan masa kecil ditengah keluarga adalah kenangan yang indah. Tetapi bagi Jack dia tidak punya ikatan apa apa terhadap dunia luar selain perasaan ingin tahu dan bertemu seekor anjing manis seperti cerita Ma.
Segala ajaran, keyakinan, Tuhan, bentuk bulat lonjongnya dunia dia dapatkan dari cara Ma menyimpulkan segala yang dia alami. Bahkan Ma yang masih kecil saat disekap tidak dapat membedakan antara benci, takut dan suka kepada penyekap dan pemerkosanya.

Filem ini seperti sebuah presentasi tentang opini Plato tentang bagaimana jika manusia hidup disebuah dunia yang terisolasi atau berbeda ruang dan waktu bisa disalahkan sebagai jahat, tidak bermoral dan bodoh padahal itu bukan kesalahan mereka? Kita bisa terjebak menjadi pembenci terhadap orang lain yang berbeda keyakinan dan agama dan menganggap mereka musuh yang cocok untuk dikafirkan hanya karena sejak kecil kita sudah direcoki oleh ajaran sepihak dan lalu menjadi kehilangan kearifan sebagai manusia.....


Tadinya saya tidak begitu tertarik dengan judul singkat filem ini. Tetapi ceritanya cukup menguras perasaan dan permainan logika manusia dalam mencari kesadaran menyeluruh sebagai manusia...Sungguh filem yang saya putar ulang ini walaupun tidak menghilangkan kesan dan kekaguman saya saya terhadap Invinity War, namun mengembalikan perasaan saya yang terobsesi dengan bentuk fantasi kepada kenyataan hidup yang kadang kala harus kita alami

No comments:

RESPONSIVE THEME

RESPONSIVE THEME
This theme is working 90% more speed on mobile