AdelinaSasa

because you are so priceless...

Saturday

BENARKAH PENGHASILAN ADSENSE DAPAT DIANDALKAN?

MENULIS DI BUKU HARIAN YANG BERNAMA BLOGGER
Dari ngeblog? Entah mengapa saya ragu, kecuali kalau saluran youtube sudah memiliki lebih 4000 subscriber, dan sudah memiliki jam tayang hingga......Tapi, syarat lain adalah anda harus memiliki video yang benar benar menarik untuk ditayangkan hingga menjadi viral kalau ingin menarik penghasilan yang signifikan.

Semua lini usaha telah begitu ketatnya bersaing dengan populasi manusia. Apakah saya pesimis? Tidak, saya suka menulis di blog dan saya pernah menerima penghasilan dari blog, walaupun blog ini tidak ada lagi terpasang iklan saya tetap senang karena kecepatan dan konsentrasi menulis saya jadi lebih terarah kepada tujuan saya yang sebenarnya.

Yang ingin saya sampaikan hanya satu hal: Tidak ada jalan lurus bertabur bunga pada saat menuju ke tempat impian dan yang ingin saya tekankan adalah jadilah seorang pejuang yang terus berusaha, bekerja keras dan bersemangat dalam meraih impian impian itu. Berbagi. Well kita mulai pembahasannya.
Kata pakarnya blog: Blog itu berasal dari terminologi WEB dan LOG dan perjalanan waktu membuatnya menjadi lebih singkat menjadi BLOG saja.
Menulis di blog memiliki banyak kelebihan - sekali lagi saya menyukainya - dan tentu saja ada kekurangannya, banyak trik dan usaha yang dilakukan oleh penulis agar blognya mendapatkan pengunjung, terakhir baru penghasilan.

Baca juga:
CAN YOU BE RICH WITH A BLOG?

Blog awalnya hanyalah sebuah diary online dari pemilik blog, dan awalnya tidak ditujukan untuk mendapatkan penghasilan karena memang pada zaman dulu itu katanya orang ngeblog adalah karena ingin ngeblog dan mendapatkan perhatian dari pembaca saja sudah nampak begitu senangnya. Lagian adsense itu datangnya setelah blog. Tidak heran blog kenalan saya memiliki pengunjung organik hingga 6 juta orang namun tidak ada iklan adsen terdapat didalam blognya. Oleh karena dia tidak memiliki niat "mengotori" tampilan blognya dengan iklan katanya. Saya ikut menulis sebagai kontributor disana, saya lihat sendiri pada settingan terdapat menu "penghasilan" yang dilarangnya untuk di aktifkan. Waktu itu kami masih sangat idealis. Tahukan arti idealis? "Banyak Ide dan Banyak ngangkat alis"

Sayangnya blog itu akhirnya mati suri ketika dia bekerja di salah satu perusahaan minyak ternama dunia di Dubai, dan kini dia sudah tidak tertarik lagi mengupdatenya. Saya pastikan hidupnya memang berkecukupan dan dalam keadaan baik baik saja.
TIDAK ADA DEADLINE
Menulis di blog sebenarnya tidak perlu di paksakan, hanya ide yang benar benar muncul dari kepala dengan murni yang benar benar akan menjadi artikel menarik. Sebuah blog sebenarnya tidak memiliki deadline, blog bukan media massa karena blog itu lebih personal, anda yang memutuskannya untuk mempublikasikan pendapat, tips dan curhat curhatan anda ke khalayak pembaca, anda yang menyusun jadwalnya, itu sebabnya anda memiliki blog.

Itu pula sebabnya dalam perjalanannya beberapa blogger sudah ternama sekalipun akhirnya menghilang karena blognya sudah tidak di update lagi. Namun beberapa blog bertahan karena alasan penghasilan atau karena alasan masih "dibutuhkan" oleh pengunjung setianya. Jangan sentimentil, setiap kita bebas datang dan pergi. Kita sepenuhnya dapat memutuskan kapan kita datang dan kapan kita pergi.

Saya percaya alasan orang berhenti ngeblog lebih banyak karena sudah bosan ketimbang alasan lainnya, mungkin mereka telah menemukan hobi baru atau bahkan kegiatan baru yang mereka rasakan lebih bermanfaat dan memberikan penghasilan yang lebih real dan lebih mapan didalam kehidupan mereka sehari hari.

Namun jika anda mengira sebuah blog akan menjadi media massa anda harus tahu terlebih dahulu apa bedanya sebuah media massa online dengan hanya sekedar sebuah blog. Anda harus berfikir ulang kembali. Media massa online itu wujud dari sebuah badan usaha yang telah ada seperti kompas maupun badan usaha yang dibangun dengan rencana dan pendanaan khusus seperti tirto.id, mereka bukan sebuah blog tetapi sebuah website media online yang memiliki tujuan khusus, entah itu politik, ekonomi, bisnis dsb, mereka memiliki tim pengelola dan jaringan yang terorganisasi. Tugas penulis diserahkan kepada para penulis mereka dengan berbagai latar belakang berbeda, penulis mendapat bayaran atau bagi hasil.

Sebuah blog personal tidak memiliki hal itu, kecuali sebuah blog dengan domain dan hosting yang kuat, telah memiliki nama besar dan memiliki cakupan hingga keluar dari niche pemilik sekaligus penulisnya. Blog yang memutuskan merangkul para pengikutnya kedalam sebuah wadah forum atau organisasi dan mengundang para blogger lain untuk menjadi penulis dengan tetap mempertahankan identitas bloggernya. Namun blog ini tetap berada pada jalur blog karena para penulisnya tidak menerima honor secara reguler dari pemilik blognya, para penulis biasanya menerima penghasilan berdasarkan banyaknya pengunjung yang mengunjungi artikel yang telah ditulisnya.

Hal ini juga berlaku bagi penulis media website seperti jalan tikus yang meminta pembaca berpartisipasi menyumbangkan tulisan dan membayar kita berdasarkan jumlah pengunjung. Namun jalan tikus memiliki karyawan mereka sendiri.

Jadi benar, blog itu merupakan sebuah buku diary atau buku harian bagi seorang blogger. Sebuah blog adalah media personal yang bisa berinteraksi dengan orang orang pelaku online. Sedangkan media massa online adalah badan usaha yang menyediakan jasa informasi, pengatahuan, bisnis dsb untuk khalayak online.

LALU BISAKAH PENGHASILAN DARI ADSENSE DI ANDALKAN?
Jujur, hari ini semakin lama orang ngeblog menjadi lebih money oriented. Tapi mengapa tidak? Statusnya keren: Menjadi publisher Google. Itu bagus mendapatkan penghasilan dari adsense. Kesalahan paling umum adalah ketika orang mengira mereka bisa hidup dengan penghasilan adsense.

Ada memang orang yang bisa, blognya sudah besar traffiknya bagus, tapi penghasilan publisher adsense itu tidak selamanya bagus, berfluktuasi. Perjalanan waktu juga membawa perubahan, semakin banyak tuntutan dan semakin ketat persaingan, trik dan juga keberuntungan pegiat blogger yang mewarnainya. Saya walaupun masih taraf mencoba dan ingin tahu terhadap dunia blogging telah menerima satu kali pembayaran adsense itupun setelah tiga bulan blog berjalan.
Waktu itu membuat membuat blog entah bagaimana ceritanya saya langsung mengklik menu "penghasilan" dan ikuti petunjuk, lebih kurang seminggu mendapatkan notifikasi email bahwa adsense saya diterima, lalu diminta memverifikasi alamat, satu minggu kemudian amplop putih berlogo google adsense datang melalui sekuriti perusahaan dan dititip ke admin.

Karena kesibukan maka dua hari baru saya buka. Isinya hanya kode yang harus saya masukan ke CPanel adsense saya. Lalu saya pergi ke setting dan mencari petunjuk cara pemasangan kode iklan pada artikel artikel berbahasa Inggris karena bahasa kedua yang saya kuasai adalah bahasa Inggris, selain bahasa Cina sederhana. (Bahasa utama saya tetaplah bahasa Indonesia dan bahasa melayu). Seorang teman di Singapore menyarankan saya mengganti domain blog saya via GoDaddy dan tanpa pikir panjang saya ikuti sarannya. Saya bayar secara automatik perdua tahun karena lebih murah, sekarang baru berjalan 4 bulan, saya akan mencoba selama 2 tahun kalau pikiran saya tidak segera akan berubah seperti yang sudah sudah saya lakukan terhadap hal lain. Bagaimanapun saya prinsip dalam hidup paling tidak kita harus mencoba sesuatu.

Semenjak itu saya mulai melihat "penghasilan" selama tiga bulan yang baru saya klaim melalui paypal setelah melihat angka $410 dan saya transfer ke HSBC, totalnya $410 itu penghasilan paling besar dari blog yang saya dapatkan selama ini. Namun setelah itu menurun, mudah melihatnya dari statistik adsense. Dan saya juga tidak berniat mengganggu pekerjaan real yang selama ini menghidupi saya karena blogging. Saya pikir itu hanya keberuntungan saja.

KESIMPULAN PRIBADI: Saya mendapatkan kesimpulan, dan ingat, ini hanya kesimpulan pribadi yang memang sangat ingin saya bagikan yakni untuk medapatkan penghasilan melalui blogging tidak bisa semata mata mengandalkan adsense. Kita harus lebih kreatif, saya salut dengan beberapa blogger tanah air Indonesia yang mampu menjual produk secara online, itu baru bisnis. Tetapi anda bisa saja beralasan penghasilan adsense itu hanya ditujukan sebagai penghasilan sampingan, itu keren.

Beberapa orang blogger menjadi desainer template dan mendapatkan penghasilan yang lebih besar daripada sekedar menjadi publisher adsense. Iklan adsense hanyalah sebagai tambahan atau pemasukan sampingan. Akan tetapi semakin banyak orang membuat template akan semakin besar margin yang harus dibagi, semakin kecil pemasukan, ini hanya dengan asumsi mengkesampingkan kesetiaan pelanggan, kualitas dan keindahan sebuah templat yang ditawarkan. Itu adalah hukum persaingan.

Tentu saja saya mengakui hukum hukum probabilitas lainya, kebutuhan hidup tidak pernah sama pada setiap orang. Tetapi apabila kita bertujuan menaikan taraf hidup melalui blogging maka cara ngeblog sudah benar, akan tetapi bersiaplah untuk invansi ke bisnis online, misalnya berafiliasi dengan perusahaan perusahaan penjual jasa, produk,pakaian dst. Anda dapat merobah sebuah blog menjadi market mini atau toko mini yang menawarkan produk jualan kepada pengunjung anda sambil terus menulis. Tetapi apakah itu tujuan seorang seorang blogger?

Tidak, mungkin sebagian anda hanya ingin diakui bahwa dengan bloging ada orang yang mau membaca diary anda. Penghasilan hanyalah nomor dua.

Tetapi tentu saja tulisan ini masih menyisakan pertanyaan, apakah penghasilan sebagai publisher adsense benar benar bisa diandalkan? Karena saya secara pribadi tidak berpendapat demikian. Mungkin anda memiliki jawabannya.

Karena anda sangat berharga

4 comments:

erwan oey said...

sayang banget itu blognya gan udah 16 juta visitor organik terus ditinggal gitu aja ditambah gak dipasang adsense lagi

Ivlay Fus said...

Orangnya sudah melupakan dunia blogging itu pilihan dia. Kesibukan dan aktivitas yang banyak sering merubah minat seseorang secara drastis.

Saya pikir kita juga akan sama.

Kang Nata said...

Bisa. Asalkan kita memang full time menekuninya, misalnya kita sudah ada 500 blog aktif, :)

Ivlay Fus said...

Aduh 500 blog aktif???!!!