Monday

SIAPA YANG LEBIH HEBAT: DOKTER ATAU SINSE?

MENEMUI DOKTER

Seorang pria mendatangi seorang dokter praktik dan mengutarakan penyakit yang sedang dia derita sembari  memohon pertolongan.

"Dok, tolonglah saya, saya terkena penyakit anu, raja singa (spilis)" katanya penuh harap.


Dokter berpakaian putih putih berkacamata itu manggut manggut.
"Mari kita periksa" katanya

Singkat kata dokter memeriksa kemaluan sang pria, dan wajahnya berubah jadi setengah prihatin.
"Mengapa anda datang kemari setelah begini parah?" tanya dokter

Si pria malah balik bertanya:
"tapi bagaimana dok? Bisakah penyakit saya ini disembuhkan? Tolonglah saya dok" katanya memelas.



Dokter menggelengkan kepala.
"Satu satunya cara adalah dengan jalan di operasi atau di amputasi" katanya

Wajah si pria berubah jadi pucat pasi. Kalau sampai diamputasi hilanglah harapan hidupnya.

"Tolonglah dok..tolonglah" katanya memohon hampir menangis.

Dokter memandangnya dengan perasaan bercampur aduk antara kasihan dan geram, pikirnya orang ini waktu enaknya lupa kepada risiko penyakit kelamin, namun kembali dia menggelengkan kepala.

"Jika tidak di amputasi, dikuatirkan malah menjalar kebagian tubuh yang lain" katanya memvonis.

Si pria terdiam dan tak bisa berkata apa apa. Lalu dia manggut manggut.
"Jika demikian baiklah dok, saya harus pulang untuk membicarakan hal ini kepada keluarga" katanya lirih.

Dokter mengangguk.
"Silahkan" katanya kepada si pria.

*******************************
MENEMUI SIN SE

Si pria berjalan dengan lunglai dan pikiran kalut memikirkan masa depannya tanpa "rudal" andalannya. Dia berjanji kepada dirinya sendiri jika sembuh dia akan bertobat tidak akan melakukan perbuatan dosa seperti itu lagi yang mengakibatkan dia terkena penyakit kelamin.

Namun bukannya pulang ke rumah seperti yang dikatakannya kepada dokter sewaktu di rumah praktik tadi, dia malah pergi ke tempat praktik seorang sinse pengobatan alternatif Tiong Hoa yang cukup terkenal di kota. Orang orang biasanya memanggil sang sin se dengan panggilan "koko"

Singkat cerita dia sudah bertemu dengan koko sinse dan mengutarakan problemnya. Dan koko mendengarkannya dengan serius.

"Coba oei peliksa lu punya bulung (coba saya periksa burungmu)" pintanya.
Dan si pria mematuhi instruksi koko. setelah memeriksa sana dan sini dahi koko berkerut.

"Haiyaaa sudah palah begini lu balu datang sini, lu sudah pegi ke doktel belum? (Haiyaa sudah prah begini baru anda datang kemari, anda sudah ke dokter apa belum?)" tanyanya.
"Sudah ko" jawab si pria
"Doktel cakap apa?" tanya koko lagi
"Kata pak dokter saya harus menjalani operasi dan "anu"ku harus di amputasi" jawab si pria.

Mendengar itu langsung si koko marah marah sambil berjalan mondar mandir tangan dibelakang punggung gaya pendekar dari Tiongkok.

"Inilah doktel, sikit sikit opelasi, dasal mata luitan! (inilah dokter sedikit sedikit operasi, dasar mata duitan!)" katanya

Mendengar itu si pria jadi panasaran.

"Jadi kalau sama koko tak perlu operasi?" tanyanya.

Koko mengibaskan tangan
"TAK PELU! (TAK PERLU!)" tegasnya.

Mata si pria jadi berbinar penuh harapan saat mendengar itu.

"Terus saya bisa sembuh dong, ko" cetus pria itu gembira

Si koko berpaling kepada si pria.

"lu dengal dulu, oei belum selesai cakap" bentaknya

Si pria terdiam.

" ya..ya..koko"

"Lu tak pelu opelasi, tapi lu harus minum oei punya lamuan selama 3 hali beltulut tulut (anda tidak perlu operasi, tapi anda harus minum ramuan saya selama 3 hari berturut turut)" kata koko

Mata si pria berbinar lagi penuh harapan, dia tersenyum girang.
"Terus setelah saya minum itu ramuan saya bisa sembuh dong koko?" tanyanya.

Koko melotot.
"Bukaaan, setelah lu minum lamuan itu 3 hali beltulut tulut, lu punya bulung copot sendili hooo..(Bukaaan, setelah anda minum ramuan itu berturut turut selama 3 hari, burung anda akan copot (terlepas) sendiri hooo)" kata koko dengan pasti.

Si pria langsung terduduk lemas.......




JIKA KAMU MENYUKAI TULISAN INI, SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR, TERIMAKASIH SALAM KENAL :)

1 comment:

adi pradana said...

:D saya juga terduduk lemas...

RESPONSIVE THEME

RESPONSIVE THEME
This theme is working 90% more speed on mobile